Data Desa Presisi di Muaragembong Bekasi, 5 Desa Jadi Percontohan

Infobekasi.co.id – Program Data Desa Presisi menyasar lima desa di Kecamatan Muaragembong, Kabupaten Bekasi. Implentasi program ini menjadi yang pertama dan menjadi proyek percontohan di Indonesia.

Lima desa di Kecamatan Muaragembong yang dijadikan proyek percontohan program ini ialah Desa Pantai Harapan Jaya, Pantai Mekar, Pantai Sederhana, Pantai Bahagia dan Desa Jayasakti.

Tujuan dari program ini yakni sebagai upaya menentukan ketepatan perencanaan dan implementasi pengembangan desa.

Camat Muaragembong, Lukman Hakim mengatakan, Data Desa Presisi menjadi sangat strategis untuk berbagai sektor mendapatkan big data yang valid dan akurat. Karena bisa menjadi bahan perencanaan pembangunan yang komprehensif.

“Dengan adanya Data Desa Presisi untuk semua desa se-Muaragembong hal ini menjadi sangat strategis dalam berbagai sektor untuk mendapatkan big data yang valid dan akurat. Sebagai contoh bisa sebagai bahan perencanaan pembangunan yang komprehensif terarah dan tuntas,” ucapnya, Kamis (19/5).

Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi, Dedy Supriyadi mengatakan, kebutuhan informasi statistik dan data memiliki nilai penting dalam proses percepatan pembangunan, sehingga berdampak pada pengembangan big data desa di Kabupaten Bekasi.

“Muaragembong dipercaya sebagai lokus kegiatan data desa presisi, dan dalam era otonomi daerah sekarang perlu kita miliki informasi statistik yang aktual, dan sangat penting untuk proses percepatan pembangunan daerah maupun nasional ke depannya,” katanya.

Dia mengatakan, Data Desa Presisi ini menjadi peluang bagi pemerintah desa untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, percepatan pembangunan, serta pemerataan kesejahteraan masyarakat di masing-masing desa. Khususnya persoalan kemiskinan dan pengangguran.

“Ini menjadi kesempatan untuk pemerintah desa yang berperan aktif meningkatkan perekonomian, dan kesejahteraan warganya,” katanya.

Dedy berharap data pembangunan daerah yang akurat dan presisi mampu memberikan gambaran bagi pemerintah daerah dan masyarakat terhadap berbagai perubahan di setiap penyelenggaraan pemerintahan, maupun perkembangan pembangunan. Sehingga arah dan sasaran pembangunan dapat tercapai secara efektif dan efisien.

“Ini tentunya diharapkan mampu memberi gambaran kepada kita semua atas perubahan yang terjadi di setiap progresnya, sehingga arah dan sasaran pembangunan bisa efektif dan efisien,” ungkapnya.

Data Desa Presisi merupakan hasil penelitian yang dilakukan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk memberikan gambaran kondisi aktual desa yang sesungguhnya. Pelaksanaan pengambilan data dilaksanakan sejak April 2022 hingga Juli 2022.

Data ini diambil, divalidasi dan diverifikasi oleh pemerintah desa, perangkat desa, hingga masyarakat desa, serta dibantu oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB. Kegiatan ini merupakan kerjasama antara IPB dengan Kemendegari.(kendra)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini