Lengkap: Motif Polisi Gadungan Lukai Ibu dan Anak di Bekasi

Infobekasi.co.id – Polres Metro Bekasi Kota berhasil mengamankan Reinaldy Zein Maulana Pawanda (22) pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota kepolisian untuk melakukan pemerasan kepada seseorang di Jalan Cipete Raya Babakan Pete RT 05 RW 01 Kelurahan Mustikasari, Kecamatan Mustikajaya.

Kapolres Metro Bekasi Kota Kombes Hengki kejadian tersebut terjadi pada Kamis (30/06) sekira pukul 18.00 Wib. Dimula ketika pada pertengahan bulan Juni 2022 pelaku berpikir bagaimana mendapatkan uang dengan cara mudah, lalu terpikir untuk merencanakan menyamar sebagai seorang polisi.

“Setelah mendapatkan ide akan menyamar sebagai Polisi, Maka pelaku pun memesan Rompi Polisi, Celana dan Baju Taktikal dan Sepatu PDL melalui online,” ucap dia kepada awak media di Mapolrestro Bekasi Kota, Senin (04/07) Sore.

Ia menjelaskan, kemudian Pada Jumat (01/07) sekira pukul 16.30 Wib. Pelaku berangkat dari rumahnya mengenakan rompi layaknya Anggota Kepolisian dengan menggunakan sepeda motor dan mencari sasaran bagi rumah yang tidak terlalu ramai.

“Lalu sekira pukul 18.00 Wib, dilokasi kejadian pelaku melihat ada satu rumah yang terlihat sepi dan pelaku berhenti dilokasi kejadian. Dan membuka rumah tersebut yang tidak terkunci dan mengetuk pintu rumah sasarannya,” ujarnya

Hengki melanjutkan, sesaat pelaku sudah mengetuk pintu rumah yang menjadi sasarannya, ada satu korban yakni SR bersama anaknya yaitu MER. Disana, pelaku menanyakan kepada korban “Bapaknya Ada Dirumah” dan korban menjawab “Belum Pulang Ada Apa Ya Mas”.

“Selanjutnya korban SR mempersilahkan pelaku untuk memasukkan kendaraan yang dibawanya, Akan tetapi pelaku hanya mengambil Helm miliknya dan masuk kembali ke rumah korban. Setelah itu korban membuka jaket yang tengah dikenakannya, sehingga terlihat rompi Polisi,” jelasnya

Ia menambahkan, setelah pelaku membuka rompinya yang dikenakannya, Pelaku menjelaskan bahwasanya ia adalah pihak kepolisian yang sedang mencari suami korban, karena terlibat masalah narkoba.

“Saat sedang berbincang dengan orang tuanya, korban MER ingin keluar rumah. Tetapi saat itu pelaku malah menahan pintu rumah korban hingga korban marah terhadap pelaku “gak bisa gitu dong saya mau keluar sambil berteriak minta tolong” dengan suara keras,” ungkapnya

Setelah itu, aku Hengki, dikarenakan korban bersuara keras, Pelaku bermaksud mengambil golok yang berada di dalam tasnya dan secara spontan pelaku mengayunkan golok tadi ke korban MER sebanyak satu kali. Sehingga gagangnya terlepas, lalu pelaku mengambil goloknya kembali dan kembali menusuk orang tua korban yaitu SR.

“Saat itu korban MER berhasil keluar rumah lewat pintu belakang dan disana korban teriak dan pelaku melakukan pengejaran hingga menarik tangan dan rambut korban yang turut dibenturkan ketembok rumahnya. Tetapi MER kembali berteriak meminta tolong dan akhirnya pelaku meninggalkan lokasi,” imbuhnya

Ia menerangkan, dikarenan korban MER berteriak, warga sekitar pun datang. Hingga warga berkumpul dirumah korban, disana kebetulan pelaku juga turut keluar dan ia menjawab sebagai anggota Kepolisian supaya tidak dihakimi warga.

“Selepas kejadian, pelaku melarikan diri kerumahnya dan setelah itu ia pergi ke Cikarang, Kabupaten Bekasi untuk mencari kontrakan di dekat Stadion Wibawa Mukti. Lalu Pada Senin (01/07) sekira pukul 17.00 Wib, Pelaku menjemput kekasihnya di PT.Denso Kawasan MM 2100 dan disana pelaku langsung diamankan oleh Aparat Kepolisian,” pungkasnya

Serta, Polisi juga turut mengamankan beberapa barang bukti yakni : 1 bilah pisau, 1 buah helm full face, 1 buah jaket, 1 buah sepatu PDL, 1 buah rompi polisi warna hitam, 1 buah celana taktikal warna hitam, 1 buah tas punggung warna hitam, 1 lembar STNK asli atas nama Dadang Koswara, 1 Unit Sepeda Motor Berjenis Honda Vario Nopol B 4730 KXB.

Atas adanya kasus ini, Pelaku dikenakan Pasal 351 KUHP dengan hukuman penjara selama 5 tahun penjara.

Kontributor : Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini