Anak Korban Penelantaran dan Kekerasan di Jatiasih Dapat Jaminan Pendidikan

Infobekasi.co.id – Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi I Ketut Supena mengatakan, anak berusia 15 tahun korban penelantaran dan kekerasan orang tuanya akan mendapatkan jaminan pendidikan dari pemerintah.

“Kita akan asesmen dan kita mendorong untuk anak anak Indonesia mendapatkan pendidikan formal. Dan nanti kita akan asesmen lagi terkait kemampuan R untuk mendapatkan pendidikan,” kepada awak media dilokasi, Senin (25/07) Sore.

Ketut menjelaskan, adapun pembahasan tentang jaminan pendidikan R. Diakuinya, pihaknya juga bakal berkolaborasi dengan para instansi terkait, sembari dari Kementerian Sosial turut memulihkan kondisi psikis R agar segera pulih secara mental.

“Ya pendidikan kita tentunya kita berkolaborasi dengan Dinas Pendidikan. Kita mendorong kemitraan, kita lebih fokus kepada rehabilitasi sosial. Dalam hal ini bagaimana terapi salah satunya terapi skiologisnya dan pemenuhan nutrisi R, Kita lihat lihat kondisi fisiknya perlu kita dorong pemenuhan nutrisinya,” tutupnya

Sebelumnya diberitakan, R bocah yang mengalami penelantaran oleh kedua orang tuanya di Jatiasih, sementara ini sudah dipindahkan Sentra Terpadu Pangudi Luhur, Bekasi Timur.

Dengan, dipindahkann R ke lokasi tersebut guna
dilakukan penanganan rehabilitasi imbas dari adanya faktor kekerasan. Serta, selepas ia mendapatkan perawatan kesehatan di RSUD Kota Bekasi guna mengecek kesehatannya.

“R sudah ada di sentra terpadu Pangudi Luhur, Dengan Ibu Menteri merespon cepat dari Komisi Perlindungan Anak terutama mengenai permalasahan di masyarakat,” ucap Kepala Sentra Terpadu Pangudi Luhur (STPL) Bekasi I Ketut Supena kepada awak media dilokasi, Senin (25/07) Sore.

Ketut mengatakan, adapun mengenai perkembangan psikis kondisi R saat ini. Menurutnya, pihaknya juga sudah berkoordinasi dengan para Tim dokter yang menangani R guna melihat perkembangannya seusai menjalani perawatan.

“Jadi perkembangan R sekarang, Saya sudah bertemu dengan Dokter Forensik selepas dilakukan observasi. Terutama terhadap tindakan medisnya dan sekarang R
kita berikan perlindungan dan tentunya pemenuhan nutrisi biar kembali pulih seperti sedia kala dan tentunya disini juga melakukan rehabilitasi sosial terhadap skiologisnya,” jelasnya

Dirinya juga menambahkan, kemudian terhadap masa pemulihan R sendiri, Kata dia, tentunya juga tidak dapat dipastikan untuk berapa lamanya, Karena, mengenai kondisi R pihaknya ingin memastikan betul terhadap kondisi fisiknya.

“Nanti kita lakukan assesmen, kalo kondisi fisik dan psikisnya dan nanti juga ada tim kami yang disini melakukan tindakan lanjutan terhadap kondisi R secara menyeluruh,” ujarnya

Kontributor : Denny Arya Putra

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini