Atlet Bola Voli PON dari Kota Bekasi Belum Terima Bonus, Ini Penjelasan KONI

Infobekasi.co.id – Ketua Koni Kota Bekasi Abdul Rosyad Irwan membenarkan, bahwa tiga atlet bola voli yang berlaga di PON Papua untuk kontingen Jawa Barat belum menerima bonus. “Karena tidak mau mengambil,” kata Bang Iyan, sapaan akrabnya, Rabu, 14 Desember 2022.

Kepada Info Bekasi, seorang keluarga atlet yang mewakili salah satu atlet menerangkan, bonus tidak diambil karena nilainya tidak sesuai yang diharapkan. Bahkan, ketika hendak diambil pun, pengurus Koni menyebut, bahwa bonus tersebut tidak bisa lagi dicairkan karena telah diaudit.

Sebelum PON dimulai, Pemerintah Kota Bekasi menjanjikan bonus kepada peraih medali emas berhak mendapatkan bonus senilai Rp 100 juta. Ada tiga atlet bola voli binaan Koni Kota Bekasi membela kontingen Jawa Barat. Cabor ini berhasil meraih medali emas.

“Pemberian kadeudeuh ada standarnya, ada SK Koni,” kata Bang Iyan.

Ia menyebut, atlet tunggal maupun beregu tetap diberikan Rp 100 juta, jika semua atlet berasal dari Kota Bekasi. Dalam kasus cabor bola voli, kata dia, atletnya tidak hanya dari Kota Bekasi, melainkan gabungan dengan daerah lain.

“Satu tim ada 16 orang, atlet dan official. Jadi Rp 100 juta dibagi menjadi 16 orang, nilainya masing-masing Rp 6 juta. Karena atlet dari Bekasi hanya tiga, maka yang berhak atas bonus tersebut tiga orang masing-masing Rp 6 juta,” kata dia.

Artinya, atlet di luar Kota Bekasi tidak diberi bonus dari Kota Bekasi, karena di daerahnya masing-masing juga sudah menyiapkan bonus, termasuk dari Pemprov Jawa Barat.

“Ada atlet tunggal kita dapat medali emas, dari angkat berat. Kita kasih Rp 100 juta,” kata Bang Iyan.

Menurut dia, bonus yang disiapkan untuk ketiga atlet bola voli asal Kota Bekasi masih ada. Uangnya ada di dalam kas.

#infobekasi #masukinfobekasi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini