Tante Korban Ungkap Kronologi Aksi Pencabulan Mantan Camat di Bekasi
Infobekasi.co.id – Eka Lasdiyanti (40), Tante korban angkat bicara perihal pencabulan yang dilakukan ayah tiri korban berinisial CM. Ayah tiri korban merupakan mantan Camat yang pernah menjabat di lingkungan Pemkot Bekasi
Lebih jauh Eka menuturkan kronologi awal aksi pencabulan yang sudah terjadi selama beberapa tahun tersebut.
“Anak ini (korban) mengadu kepada saya, dari kelas 2 SD sampai kelas 6 SD sudah dicabuli ayah tirinya, berhubungan layaknya suami istri kepada keponakan saya,” cerita Eka kepada wartawan, Rabu (22/02/2023) kemarin.
Pihak keluarga sudah melaporkan pelaku ke kepolisian. Korban juga sudah dilakukan visum di Rumah Sakit.
“Hasilnya visumnya sudah ada, ada gesekan memar merah- merah. Infeksi dibagian alat vital korban,” ungkap Eka.
Aksi pencabulan ini juga sudah dilaporkan ke ibu kandung korban, yang juga sebagai kakak Eka. Namun, jawaban sang ibu mencurigakan.
“Saya tanya ke korban, kamu sudah bilang ke mama kamu?. Kata anak itu (korban), ucapan mamanya hal itu biasa, jangan didekati si Papih. Itu yang saya sayangkan,” ungkap Eka.
Bahkan, berdasarkan pengakuan korban, sang Ibu diduga turut melalukan kekerasan terhadap korban berupa kekerasan fisik. Kini korban mengalami trauma.
“Kekerasan ada, mulutnya dikasih kotoran emaknya (ibu) sendiri, terus dikasih kaus kaki. Terus paha seringkali diinjek emaknya. Makanya sekarang anaknya kita bawa ke tantenya,” kata Eka.
Semenjak sang ibu korban menikah dengan CM, masih kata Eka, Ibu korban lebih tertutup dan jarang berkomunikasi kepada keluarga.
“Ibu korban ini menutup diri, sejak menikah dengan mantan camat, Dia tertutup, tidak terbuka. Ternyata ada ini (kasus pencabulan), dan kita juga baru tahu kemarin setelah anaknya menngadu,” jelasnya.
Kontributor: Denny Arya Putra
Editor: Deros D.Rosyadi


