Sakit Hati Dituduh Maling, Anang Tega Tusuk Leher Rekannya Pakai Pisau Cutter  

Infobekasi.co.id – Pengendara ojek online (ojol) bernama Anang (24) ditangkap polisi, lantaran melakukan aksi pencurian disertai kekerasan kepada rekannya di kontrakan Kelurahan Harapan Jaya, Bekasi Utara.

“Kejadiannya Jumat, (3/11) lalu, pukul 10.30 WIB, Korbannya rekannya sendiri yaitu Aditya, 21 tahun, sama sama pengemudi ojek online,” kata Kapolsek Bekasi Utara, Kompol Yulianti, Selasa (7/11/2023).

Peristiwa ini bermula saat tersangka sedang menginap di rumah kontrakan korban. Ketika tersangka sedang tidur lelap, rupanya, Ia difoto secara diam-diam menggunakan ponsel korban.

Hasil jepretan foto itu kemudian disebarluaskan ke grup WhatsApp sesama ojek onlinenya dengan nada tuduhan pencurian.

“Narasinya seperti ini, hati hati dengan orang ini karena orang ini pernah maling handphone,” jelasnya.

Perbuatan korban, kemudian diketahui tersangka ketika Ia meminta hotspot wifi di handphone korban. Namun Anang tak langsung menegur. Justru korban sempat diajak ngopi bareng dikontrakan hingga seharian.

Kemudian, ketika korban tertidur, tersangka juga sempat memeriksa tas kecilnya yang berisikan uang Rp400 ribu. Ketika memeriksa, rupanya uangnya hilang.

“Uang tersangka tidak ditemukan, tersangka semakin marah dan meluapkan emosi ke korban,” tutur Yulianti.

Kesal, tersangka kemudian mengambil pisau cutter di rak piring dan mendekati korban yang sedang tidur dan langsung mengarahkan ke leher korban.

Korban yang kesakitan sempat jatuh, dan berusaha merebut pisau. Tersangka kemudian kembali mengambil benda yaitu rem cakram untuk memukul korban dibagian belakang hingga terjadinya perlawanan.

Karena kelelahan, tersangka dan korban sempat bertahan di kontrakan. Barulah pagi hari, korban meminta untuk diantarkan ke Rumah Sakit.

Ketika tersangka mengeluarkan sepeda motor korban Honda Beat B 3190 CSH Silver, dan terlihat ada darah dari korban, korban langsung berteriak.

“Saat keluarin motor, korban langsung teriak, gue ditusuk gue ditusuk, tersangka panik dan melarikan diri dengan bawa handphone dan motor milik korban,” jelasnya.

Korban yang terluka akhirnya dibawa ke rumah sakit oleh tetangga dan saat ini berhasil selamat, sedangkan tersangka sempat beristirahat di rumahnya.

“Tersangka sempat berobat ke klinik dan istirahat di rumah, disitulah kami amankan tersangka,” sambungnya.

Atas perbuatannya, Polisi menjerat dengan pasal 365 KUHP, ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Reporter : Fahmi

Editor. : Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini