Niat Lakukan Pemerasan, Malah Terjatuh, dan Tertangkap

IMG-20160617-WA0017TAMBUN SELATAN – Seorang anak berinisial AD (12) hampir menjadi korban kejahatan, di Kampung Rawa Kedaung, RT 03 RW 06, Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu sore (15/06).

Pelaku berinisial MU (18), melakukan tindak kejahatan pemerasan, dengan modus meminta diantar dengan sepeda motor milik korban.

“Awalnya korban membawa motor melintas di bunderan Grahamelasti, kemudian bertemu pelaku. Pelaku minta diantar ke Alamanda untuk mengambil pelek motor. Ditengah jalan, pelaku mengeluarkan pisau lipat, dan menodongkannya ke korban. Melihat kejadian tersebut, korban langsung tancap gas dan keduanya terjatuh. Warga pun curiga, dan langsung menangkap pelaku,” ujar Kasubag Humas Polresta Bekasi, AKP Endang Longla, Jumat (17/06).

Melihat kejadian tersebut warga langsung menelepon petugas Babinkamtibmas setempat.

“Warga telepon Bhabinkamtibmas, dan kemudian datang  Aiptu Larno. Pelaku kini menjadi tahanan Polsek Tambun, untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tutur Endang.

Sebagai barang bukti, yakni sebuah pisau dan sepeda motor milik korban. Kini petugas masih melakukan pengembangan terhadap dua rekan pelaku lainnya, yang saat kejadian menguntit dari kejauhan, dan setelah pelaku tertangkap keduanya rekannya langsung kabur. (Tio)

AMBUN SELATAN – Seorang anak berinisial AD (12) hampir menjadi korban kejahatan, di Kampung Rawa Kedaung, RT 03 RW 06, Mangunjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Rabu sore (15/06).

Pelaku berinisial MU (18), melakukan tindak kejahatan pemerasan, dengan modus meminta diantar dengan sepeda motor milik korban.

“Awalnya korban membawa motor melintas di bunderan Grahamelasti, kemudian bertemu pelaku. Pelaku minta diantar ke Alamanda untuk mengambil pelek motor. Ditengah jalan, pelaku mengeluarkan pisau lipat, dan menodongkannya ke korban. Melihat kejadian tersebut, korban langsung tancap gas dan keduanya terjatuh. Warga pun curiga, dan langsung menangkap pelaku,” ujar Kasubag Humas Polresta Bekasi, AKP Endang Longla, Jumat (17/06).

Melihat kejadian tersebut warga langsung menelepon petugas Babinkamtibmas setempat.

“Warga telepon Bhabinkamtibmas, dan kemudian datang  Aiptu Larno. Pelaku kini menjadi tahanan Polsek Tambun, untuk dimintai keterangan lebih lanjut,” tutur Endang.

Sebagai barang bukti, yakni sebuah pisau dan sepeda motor milik korban. Kini petugas masih melakukan pengembangan terhadap dua rekan pelaku lainnya, yang saat kejadian menguntit dari kejauhan, dan setelah pelaku tertangkap keduanya rekannya langsung kabur. (Tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini