Komisi III DPRD Kota Bekasi Berikan Catatan Kritis untuk Pj Wali Kota Terkait Pendapatan Daerah

Infobekasi.co.id – Anggota Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bekasi, Latu Har Hary, memberikan catatan penting kepada Penjabat Wali Kota Bekasi, Raden Gani Muhammad yang menjadi pucuk pimpinan sejak September lalu.

Dalam wawancaranya dengan Info Bekasi pada Jumat, 17 November 2023, Latu Har Hary mengungkapkan bahwa pihaknya memberikan catatan penting terkait tugas Pj Wali Kota Bekasi dalam mengawal pemerintahan hingga Oktober 2024 mendatang.

Salah satu fokus yang menjadi tolak ukur kinerja Pj Wali Kota adalah kemampuannya meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD). Latu Har Hary menjelaskan bahwa pendapatan ini telah ditetapkan bersama oleh lembaga legislatif dan eksekutif Kota Bekasi.

“Pj Wali Kota Bekasi itu mengawal pemerintahan Kota Bekasi sampai dengan Oktober 2024 mendatang. Salah satu yang menjadi tolak ukur kinerjanya adalah meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sesuai dengan target yang direncanakan bersama, tidak banyak terjadi kebocoran-kebocoran pada sektor pendapatan,” ujar Latu Har Hary.

Dengan memiliki perhatian khusus terhadap kesehatan keuangan daerah, terutama dalam mencapai target Pendapatan Asli Daerah (PAD), Komisi III DPRD Kota Bekasi menyoroti capaian pendapatan pada tahun ini. Meskipun target PAD dari sektor pajak dan retribusi ditetapkan sebesar Rp 3,1 triliun, realisasi hingga September lalu baru mencapai 65 persen dari target tersebut.

“Itu menjadi konsen kami di komisi III yang mengawasi keuangan daerah,” tambah Latu Har Hary.

Dengan memberikan catatan penting ini, Komisi III berharap Pj Wali Kota Bekasi dapat secara aktif memperbaiki realisasi pendapatan daerah. Di samping itu, diharapkan adanya optimalisasi pelaksanaan program-program yang mendukung pertumbuhan ekonomi Kota Bekasi.

Evaluasi kinerja secara berkala diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih jelas mengenai capaian dan upaya yang perlu dilakukan untuk mencapai target pendapatan. Kehadiran catatan kritis ini diharapkan dapat memacu Pj Wali Kota untuk lebih aktif dalam meningkatkan efektivitas dan efisiensi pendapatan daerah, yang pada gilirannya akan memengaruhi perencanaan pembangunan di Kota Bekasi. (advertorial)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini