Buntut KDRT Pegawai BNN Jadi Tersangka, Sang Istri: Saya Gak Kuat

Infobekasi.co.id – Pria berinisial AF (42) ASN Badan Narkotika Nasional (BNN) ditetapkan sebagai tersangka setelah dilaporkan istrinya berisial YA (29), terkait kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT).

Kasatreskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus membenarkan, bahwa pegawai BNN yang diduga melakukan KDRT sudah menjadi tersangka.

“Tadi siang, setelah pemeriksaan dokter forensik, (pelaku) langsung ditetapkan sebagai Tersangka,” ujar AKBP Muhammad Firdaus, pada Selasa (2/1/2023).

AKBP Firdaus menambahkan, jadwal pemeriksaan tersangka FA pada hari Jumat tanggal 05 Januari 2024. Sesuai pasal 44 ayat 4 UU no. 23 tahun 2004, tersangka terancam hukuman 4 bulan.

Peristiwa KDRT ini viral di media sosial. Korban berinisial YA (29) mendapatkan penganiyaan oleh FA  hingga ditodong dengan pisau.

Pasutri ini sudah membangun hubungan rumah tangga sejak tahun 2015. Sang istri yakni YA mendapat perlakuan KDRT oleh suaminya berinsial FA sejak tahun 2020 lalu.

Pada 2021, YA melapor ke Polres Metro Bekasi Kota atas penganiyaan yang dilakukan oleh suaminya. Beberapa bulan berselang, YA sempat meminta untuk memberhentikan sementara penanganan kasus tersebut.

Hal itu lantaran FA meminta damai dan rujuk, ingin memperbaiki hubungan rumah tangga. Berjalannya waktu, rupanya sikap FA tak berubah, penganiayaan itu terus berlanjut hingga tahun 2023. Hingga akhirnya YA pada Maret 2023 meminta penyidik untuk menaikkan status atas laporannya.

“Saya gak kuat, saya mendapatkan KDRT berulang-ulang di tahun 2022 sama tahun 2023. Akhirnya di bulan Maret saya kontak penyidik buat dinaikan kasusnya lagi,” beber YA.

Reporter: Fahmi

Editor: Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini