Waspada…! Marak Kejahatan Bermodus Pecah Kaca Mobil

FOTO MOBIL DIBOBOL-4BEKASI SELATAN – Pelaku pencurian bermodus pecah kaca mobil kembali menghantui masyarakat Kota Bekasi. Tak tanggung, dalam tempo sejam saja, dua pengendara mobil yang jadi korbannya. Pelaku pun hingga kini masih berkeliaran bebas.

Kejadian itu terjadi pada Selasa (1/12), sekitar pukul 19.00 WIB, di dua lokasi berbeda, yakini di Jalan Mekarsari, Tambun Selatan dan di Jalan Tewes Raya, Kayuringin, Bekasi Selatan. Pelaku yang diduga dilakukan sebanyak 4 orang pria dengan menggunakan 2 sepeda motor itu, memecahan kaca mobil Daihatsu Xenia putih bernomor polisi B 1120 TZF, milik Dian Edi Nugroho karyawan PT Kurnia Mitra Selaras (KUMIS), Jalan Pondok Kopi, Jakarta Timur.

Serta, mobil Toyota Inova berwarna coklat, bernompol B 1763 KVG, milik seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS), Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan bernama Thamrin.

Menurut korban Dian Edi, peristiwa itu bermula saat ia baru saja menjemput istrinya yang bekerja di wilayah Cikunir. Karena lapar, suami istri itu lalu memberhentikan laju kendaraannya, untuk makan malam di sebuah restoran pinggir jalan.

“Kita abis makan Empal Gentong. Habis dari arah Durenjaya mau pulang,” kata korban Dian Edi.

Nah, selesai makan itulah, kaca tengah sebelah kirinya, dipecahkan pelaku. Sejumlah barang berharga pun ludes di bawa kabur.

“Yang hilang dua buah laptop dan dua buah HP serta sejumlah surat kerjaan,” jelasnya.

Sedangkan itu, korban lainnya Thamrin, menjelaskan jika kejadian tersebut berawal disaat dirinya hendak mengantar putri keduanya, Dede untuk berobat di Mantri Sugeng, dekat terminal Damri, Kayuringin. Ia lalu memarkirkan mobil di parkiran tepat di halaman klinik itu.

“Hari ini kan hujan, saya sengaja mengantar anak saya untuk berobat. Nah, setelah selesai daftar, kan anak saya antri di dalam. Saya pun keluar klinik. Paling cuman 30 menit saja saya tinggal,” kata Thamrin di SPK Mapolrsta Bekasi Kota.

Nahas, baru saja mendaftar diri untuk periksa kesehatan anaknya itu, ia bernasib sama. Sebuah tas yang diletakkan di jok tengah pun raib, setelah kaca tengah sebelah kirinya dipecahkan pelaku. Hasilnya, satu unit laptop dan 2 unit HP serta uang tunai sebesar Rp 6 juta pun di bawa kabur pelaku yang diketahui mengunakan sepeda motor saling berboncengan.

“Pas saya masuk saya memang liat ada dua sepeda motor di samping saya. Saya pikir orang setempat mau masuk ke dalam, makanya saya gak periksa. Tau-taunya pas saya cek, barang anak saya hilang semua. Dan uang gajinya, diambil semua, sekitar 6 juta,” sesalnya.

Kini, kedua kasus tersebut ditangani oleh Polresta Bekasi Kota. Kedua korban pun secara tak sengaja, terlihat berbarengan melapor ke pihak kepolisian. Di duga pelaku itu adalah komplotan yang sama. Waspada…Waspada..Waspadalah…! (tio)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini