Pegawai BNN Aniaya Istri Lantaran Kesal Terjerat Pinjol Puluhan Juta Rupiah, Ini Penjelasan Polisi

lInfobekasi.co.id – Motif pegawai Badan Narkotika Nasional) BNN berinisial FA (42) menganiaya istrinya YA (29) terungkap, dari hasil penyidikan, polisi mengungkapkan sang istri terjerat pinjaman online (pinjol).

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota, AKBP Muhammad Firdaus mengatakan, suami korban yaitu FA kesal, sang istri mengajukan pinjol tanpa sepengetahuannya.

“Motifnya itu tersangka kesal, pelaku KDRT kesal, korban pinjol Rp 30 Juta tanpa sepengetahuan tersangka, karena yang bayar pinjol ini tersangka,” beber AKBP Muhammad Firdaus, Minggu (7/1/2024).

Penganiayaan yang dilakukan FA kepada istrinya YA terekam CCTV rumah hingga viral di sosial .Peristiwa itu terjadi pada April 2022 lalu.

FA terlihat berkali-kali melakukan penganiayaan dan mendorong rubuh YA, kemudian mengancam istrinya dengan pisau. Peristiwa KDRT itu bahkan disaksikan dihadapan ketiga anaknya yang masih kecil.

“April 2022, tersangka kesal karena korban kembali memiliki hutang Rp 30 juta, tanpa pemberitahuan tersangka, dan korban meminta agar tersangka yang membayarkannya,” beber AKBP Muhamad Firdaus.

Pengakuan tersangka (FA) kepada penyidik, tersangka memberikan nafkah, tapi keterangan korban tidak cukup untuk kebutuhan sehari-hari.

Polisi kini telah menetapkan FA yang berprofesi sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN) di Badan Narkotika Nasional (BNN) sebagai tersangka kasus KDRT.

FA kini telah ditahan usai dilakukan pemeriksaan intensif oleh penyidik sejak Jum’at (5/1/2024) lalu. Ia dikenakan pasal kekerasan dalam rumah tangga.

“Pasal 44 Ayat (1) Subsider Ayat (4) UU RI No. 23 Tahun 2004, Tentang Penghapusan Kekerasan Dalam Rumah Tangga dengan ancaman hukuman pidana 5 tahun penjara,” ujar AKBP Muhamaf Firdaus.

Reporter: Fahmi

Editor: Dede Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini