Buntut Jersey 02, Pimcab Bank BJB dan Beberapa Camat Dipanggil Bawaslu

Infobekasi.co.id – Bawaslu Kota Bekasi telah memanggil sejumlah pihak yang diduga terkait netralitas ASN terhadap salah satu pasangan Capres-Cawapres 2024.

Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Bawaslu Kota Bekasi, Muhammad Sodikin, mengatakan, hari ini telah memanggil tiga orang untuk diminta klarifikasi, yakni Pimpinan cabang Bank BJB Kota Bekasi, Camat Jatiasih dan Pondok Gede.

“Pengakuan mereka ini materi, materi ini kan tidak bisa saya ungkapkan, karena masih berproses, intinya kita menggali, pertama adalah kronologis kejadiannya, atas dasar apa menghadiri. Hanya seputar itu,” beber Muhammad Sodikin, pada Selasa (9/1/2024).

Pemanggilan Pimcab Bank BJB Kota Bekasi diketahui sebagai pihak pemberi sponsor. Ia beserta dua orang Camat tersebut dicecar puluhan pertanyaan.

“Ada yang sampai 31 pertanyaan, ada yang 28, ada yang 30, sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Pemanggilan terhadap ketiga orang tersebut melibatkan unsur Penegak Hukum Terpadu (Gakumdu), penyidik kejaksaan, hingga kepolisian. Ketiganya memenuhi pemanggilan sesuai jadwal yang disesuaikan, diperiksa selama 2 jam.

“Kalau persoalan bantah itu kan hak Dia, kan nanti kita akan membuktikan, apakah ini melanggar netralitas atau tidak, itu nanti ya masih berproses,” kata Muhammad Sodikin.

Rabu (10/1/2024) esok pagi, Bawaslu Kota Bekasi telah menjadwalkan tiga orang camat lagi, diantaranya Camat Bantargebang, Rawalumbu dan Pondok Melati.

Bawaslu telah menetapkan 13 orang terkait netralitas ASN terhadap Paslon Capres 2024, salah satunya Pj Wali Kota Bekasi Raden Gani Muhammad, karena telah memenuhi unsur formil dan materil dugaan pelanggaran netralitas ASN, saat berpose memakai Jersey nomor 2 beberapa waktu lalu.

Reporter: Fahmi

Editor: Deros

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini