Infobekasi – Perusahaan farmasi asal Korea Selatan, PT Daewoong Biologics Indonesia (DBI), mengumumkan pabrik sel punca di kawasan industri Jababeka, Cikarang, Kabupaten Bekasi, sudah mulai produksi. DBI merupakan anak perusahaan dari Daewoong Pharmaceutical yang berkedudukan di Korea Selatan.
Sel punca merupakan sel khusus manusia yang mampu berkembang menjadi berbagai jenis sel untuk kebutuhan medis. Perusahaan siap memproduksi sel punca setelah menerima sertifikasi Cara Pembuatan Obat yang Baik (CPOB) dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
CEO Daewoong Pharmaceutical, Shawn Park, mengatakan, selain telah mengantongi sertifikasi CBOP, perusahaan telah memiliki sertifikasi Good Manufacturing Practices (GMP) yaitu pengakuan formal bahwa suatu perusahaan telah menerapkan sistem manajemen mutu.
“Dengan sertifikasi GMP ini, Daewoong telah mengambil langkah pertama dalam proyek penelitian dan pengembangan berskala besar bekerja sama dengan industri farmasi dan biofarmasi Indonesia,” kata Shawn Park di sela pembukaan pabrik di Cikarang, Kamis, 12 September 2024.
Selain itu, perusahaan juga telah mengantongi sertifikat Laboratory Operational License sejak Januari 2024.
Jumlah penduduk lanjut usia di Indonesia yang melampaui tujuh persen, artinya, kata dia, ada potensi peningkatan penyakit degeneratif seperti osteoartritis pinggul, kanker, dan gangguan otak. Karena itu, industri farmasi mengantisipasi lonjakan permintaan yang signifikan untuk terapi sel punca.
“Kami berkomitmen untuk menjadi mitra layanan kesehatan bagi masyarakat Indonesia,” katanya. Sel punca ini, kata dia, dapat digunakan untuk mengobati penyakit yang sulit diobati dengan obat-obatan kimia.
Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI, Taruna Ikrar mengatakan, lembaganya telah melakukan pendampingan terhadap DBI sejak 2021 dalam pengembangan fasilitas pengolahan sel punca di Indonesia sampai memenuhi standar CPOB yang berlaku.
“Resminya fasilitas produksi sel punca ke-4 di Indonesia ini merupakan momentum capaian Daewoong Biologics Indonesia sebagai industri farmasi terkemuka dalam pengembangan dan pemenuhan kebutuhan advanced therapy medicinal products (ATMPs) di Indonesia,” ungkap Taruna Ikrar di tempat yang sama.
Wakil Menteri Kesehatan (Wamenkes), Dante Saksono Harbuwono, mengungkapkan bahwa hadirnya fasilitas Daewoong Biologics Indonesia di Kawasan Industri Jababeka, Cikarang, akan membantu menurunkan biaya pengobatan bagi masyarakat Indonesia.
“Ini adalah langkah besar menuju kemandirian pengobatan. Dengan hadirnya fasilitas Daewoong, kita tidak perlu lagi mengirim sel punca ke luar negeri. Semua bisa dilakukan di Indonesia, dan ini akan menurunkan biaya pengobatan secara signifikan,” ujar Dante.
Editor: Adi T






























