Infobekasi.co.id – Kepala Pusat Pengelolaan Pendapatan Daerah (P3D) Kota Bekasi, Dani Hendarto mengatakan, bahwa saat ini pihaknya masih mengejar kekurangan sebanyak 23 persen terkait pendapatan pajak di Kota Bekasi tahun 2024.
“Targetnya cukup besar hampir 1,3 triliun. Hari ini, 21 Oktober sampai dengan kemarin kita sudah mencapai 77 persen,” ucap Dani Hendarto, senin (21/10/2024).
Untuk mengejar target tersebut, sosialisasi taat membayar pajak kepada masyarakat tengah dilakukan dengan melibatkan sejumlah pihak, diantaranya Jasaraharja hingga Kepolisian.
Terobosan taat membayar pajak, salah satunya menyasar ke para pelajar tingkat sekolah menengah atas (SMA). Tujuannya untuk menanamkan pentingnya membayar pajak sejak usia remaja.
Adapun sosialisasi yang dilakukan dengan cara menempelkan stiker ke kendaraan roda dua milik para pelajar di SMAN 1 Kota Bekasi.
“Kebetulan yang bawa sepeda motor dilihat STNK nya, taat bayar pajak kita kasih stiker, agar pelajar ini ada semacam kebanggaan. Termasuk buat contoh bagi teman-temannya,” paparnya.
Sosilasasi di tingkat sekolah bakal terus dilakukan selain menggenjot dengan program pemutihan pajak kendaraan dari Badan Pengelolaan Pendapatan Daerah (Bappenda) Jawa Barat dan Kota Bekasi.
“Sosialisasi ke tingkat sekolah adalah jangka panjang untuk menanamkan pada mereka bagaimana ketaatan bayar pajak, karena ini sangat penting untuk negara,” pungkasnya.
Reporter : Yayan
Editor : Deros Rosyadi





























