Skip to content

Taman Bundaran Kodok Dulu Terabaikan, Kini Siap Jadi Magnet Baru Dukuh Zamrud

infobekasi.co.id – Bagi warga Dukuh Zamrud, Mustikajaya, nama Taman Bundaran Kodok tentu bukan hal asing. Ia adalah ikon kawasan, saksi bisu berbagai cerita, tempat bermain anak-anak, dan ruang bersantai warga. Namun, waktu berlalu, dan taman ini seolah kehilangan cahayanya.

Kabar baik datang dari Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto. Dalam kunjungannya ke taman tampak kurang terawat itu, Tri menjanjikan revitalisasi. Bukan sekadar perbaikan, tapi pembaruan yang akan mengembalikan kejayaan Taman Bundaran Kodok, bahkan menjadikannya lebih menarik lagi.

Rencana besar telah disiapkan. Air mancur yang menari-nari, lampu interaktif yang menyala mengikuti irama suara, semua dirancang untuk mempercantik ruang publik ini. Lebih dari itu, Tri berharap taman ini akan kembali menjadi pusat interaksi sosial bagi warga.

“Tugas pemerintah adalah memastikan lingkungan tertata rapi dan nyaman,” kata Tri, baru-baru ini.

Ia meminta camat berkoordinasi dengan dinas terkait, serta menggandeng pihak pengembang perumahan melalui program CSR. Sinergi ini diharapkan dapat mempercepat proses revitalisasi. Tri melihat potensi besar dalam Taman Bundaran Kodok yang telah diperbarui.

“Jika sudah rapi tamannya, indah penataannya, ini bisa menjadi venue baru lagi di Kecamatan Mustika Jaya, karena sekarang life style itu sangat diminati para warga,” ujarnya sebelum melepas kegiatan fun walk di CFD Dukuh Zamrud.

Pernyataan ini semoga bukan sekadar janji manis. Orang nomor satu di Kota Bekasi itu ingin menghidupkan kembali ruang publik yang memiliki nilai sejarah bagi warga Zamrud. Menciptakan tempat di mana warga dapat berkumpul, berinteraksi, dan menikmati waktu luang dengan nyaman.

Tentu, revitalisasi Taman Bundaran Kodok bukan hanya tentang fisik. Ini tentang menghidupkan kembali kenangan, menciptakan ruang yang inklusif, dan memperkuat identitas kawasan.

Bagi sebagian warga, Taman Bundaran Kodok adalah bagian dari masa kecil mereka. Suara kodok di malam hari, bermain di sekitar bundaran, atau sekadar duduk menikmati suasana taman, adalah kenangan yang tak terlupakan.

Harapan pun muncul seiring dengan rencana revitalisasi. Warga berharap taman ini akan kembali menjadi tempat yang menyenangkan dan aman bagi anak-anak.

Taman Bundaran Kodok memang bukan sekadar taman. Ia adalah bagian dari sejarah dan identitas warga Zamrud. Revitalisasi ini adalah kesempatan untuk menghidupkan kembali kenangan, menciptakan ruang yang lebih baik, dan memperkuat kebersamaan.

Apakah Anda punya kenangan dengan Taman Bundaran Kodok? Bagikan cerita Anda di kolom komentar !

AT

Editor: Deros

#infobekasi #bekasi #tamanbundarankodok #dukuhzamrud #mustikajaya #revitalisasi #ruangpublik #kenangan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *