Skip to content

3 Wilayah di Bekasi Belum Punya Tanggul Banjir, KP2C Minta Segera Dibangun

infobekasi.co.id – Komunitas Peduli Sungai Cileungsi Cikeas (KP2C) mendesak percepatan pembangunan tanggul di sepanjang aliran Kali Bekasi.

Hal itu menyusul temuan lapangan saat kegiatan susur sungai, Kamis (4/12), di mana masih terdapat tiga wilayah krusial yang belum memiliki tanggul pengaman banjir.

Ketua KP2C, Puarman, mengungkapkan bahwa kekosongan tanggul di tiga titik tersebut sangat berisiko, mengingat proyek normalisasi Kali Bekasi Paket 1 (ruas P2C hingga Bendung Bekasi) sebenarnya sudah berjalan sejak tahun 2023.

Kendala pembebasan lahan diduga menjadi penyebab utama terhambatnya konstruksi di titik-titik tersebut.

“Tim menemukan ada tiga wilayah yang pembangunan tanggulnya belum dilaksanakan,” kata Puarman.

Berdasarkan hasil penyusuran bersama Balai Besar Wilayah Sungai Ciliwung Cisadane (BBWSCC) dan Pemerintah Kota Bekasi (Pemkot Bekasi), berikut rincian tiga wilayah yang belum ditanggul:

1. Kemang Ifi Graha (KIG): Ditemukan celah terbuka sepanjang kurang lebih 200 meter yang belum dibangun tanggul.

2. Pondok Mitra Lestari (PML): Meskipun tanggul di sisi belakang perumahan sudah dibangun permanen dengan kualitas baik, area di sekitar gerbang depan justru belum tertutup tanggul. Celah ini menjadi jalur masuk air yang fatal.

3. Kawasan Hutan Bambu/Giant: Sebagian area di wilayah ini juga terpantau belum memiliki tanggul pengaman.

Puarman berharap proses konstruksi di sisa titik itu tidak dihambat oleh pihak manapun. KP2C juga berharap BBWSCC dan Pemkot Bekasi segera melakukan pembangunan tanggul pada ketiga wilayah tersebut.

“Kami berharap tidak ada pihak yang menghalangi pembangunan tanggul, karena dampaknya bisa merugikan ribuan warga yang menjadi korban banjir,” ujarnya.

(dpr)

#infobekasi #bekasi #KaliBekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *