Infobekasi.co.id – Pertigaan Jalan Kemuning Raya, Kelurahan Bojong Menteng, Kecamatan Rawalumbu, Bekasi Timur, kini kembali berlubang dan licin. Sebelumnya pernah diperbaiki September 2024 lalu.
Kerusakan jalan itu mulai dari bulan Mei 2025 dan makin parah menjelang Desember 2025, sehingga warga mendesak pemerintah Bekasi, agar diperbaiki jalan tersebut.
Pantauan di lokasi, (28/12) kemarin, sejumlah lubang terlihat di beberapa titik jala. Saat hujan, air menggenang dan permukaan jalan ditumbuhi lumut, sehingga licin. Banyak pengendara sepeda motor terpaksa menurunkan kecepatan untuk menghindari kecelakaan, tergelincir.
“Kalau ngerem mendadak bisa selip. Apalagi malam hari, lubangnya nggak terlalu kelihatan,” ujar Aldo (21), pengendara motor yang setiap hari melintas jalan itu menuju tempat kerjanya.
Hal senada disampaikan Aca (26), Ia lebih memilih jalan yang rata melawan arah yang berisiko pada kecelakaan antar pengendara.
“Sering ambil jalur kanan buat menghindari lubang. Takut jatuh, bahaya juga buat yang dari arah berlawanan,” kata Aca.
Perihal jalan rusak ini, Ketua RT setempat, Untung (38), menduga kerusakan disebabkan saluran drainase yang tidak berfungsi maksimal dan kendaraan bermuatan besar kerap melintas.
“Setiap hujan air mengendap dan meresap ke aspal. Di tambah truk muatan besar, jadi jalan cepat rusak,” ungkap Untung.
Masih kata Untung, warga sudah beberapa kali menyampaikan keluhan melalui musyawarah lingkungan dan koordinasi dengan kelurahan. Namun, perbaikan menyeluruh belum dilakukan. Kondisi jalan yang licin sempat menyebabkan seorang warga terpeleset, meski pernah ada perbaikan sebelumnya, hanya bertahan sementara.
“Sudah ditambal, tapi rusak lagi. Harusnya dibongkar total, drainase-nya dibenerin dulu, jangan tambal-tambal terus,” saran Trya (20), warga sekitar.
Kerusakan juga membuat arus lalu lintas tersendat, karena pengendara berpindah jalur, sehingga dikhawatirkan memicu kecelakaan. Warga berharap pemerintah kota segera melakukan perbaikan permanen dengan memperbaiki saluran air dan memperkuat struktur jalan agar kerusakan tidak berulang.
(Syaira Afiliani Ardiyan)
Editor : Deros








































