Antara Lalu Lintas dan Ekonomi, Kalimalang Temukan Jalan Baru Lewat Wisata Air

infobekasi.co.id – Di tengah hiruk-pikuk perkotaan Kota Bekasi, kawasan Kalimalang selama ini hanya dikenal sebagai jalur lalu lintas dan kawasan minim aktivitas ekonomi, kini tengah menjalani transformasi. Proyek Wisata Air Kalimalang dengan total anggaran hampir ratusan miliar rupiah, siap mengubah wajah kawasan tersebut menjadi motor penggerak ekonomi baru dan ikon kota yang dinanti-nantikan.

Ide pembangunan Wisata Air Kalimalang tidak muncul begitu saja. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, mengajak setiap daerah di Provinsi Jawa Barat untuk memiliki destinasi unggulan yang mampu meningkatkan nilai ekonomi dan daya tarik wilayah. Inilah yang kemudian menjadi pijakan bagi Pemerintah Kota Bekasi untuk menggarap kawasan Kalimalang.

Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengakui, selama ini kawasan Kalimalang belum memberikan kontribusi ekonomi yang signifikan bagi warga sekitar. “Hari ini Kalimalang tidak ada kegiatan ekonomi, nanti mungkin akan mulai tumbuh,” ucapnya, di Plaza Pemkot Bekasi, beberapa hari lalu.

Proyek yang direncanakan rampung pada Januari 2026 ini bukan hanya sekadar ruang rekreasi. Melainkan sebuah konsep terintegrasi menghubungkan antara wisata dan pemberdayaan ekonomi masyarakat secara luas.”Kita ingin kawasan ini tidak hanya cantik dipandang, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi rakyat,” jelas Tri yang juga politisi PDI-P tersebut.

Membangun destinasi air ini tidak hanya untuk warga Bekasi saja. Harapannya, Pemkot Bekasi berharap, wisata Air Kalimalang bisa menjadi alternatif bagi warga yang ingin menikmati wisata air dengan nuansa lokal, sekaligus tumbuhnya roda prekonomian.

“Kalau kawasan ini hidup, maka ekonomi warga sekitar ikut bergerak. Itu yang ingin kita dorong,” harapnya.

Saat ini, pekerjaan yang didanai dari CSR masih berjalan. Sementara itu, anggaran dari Pemkot Bekasi masih dalam proses lelang dan porsi dari provinsi dalam tahap koordinasi. “Kita bekerja secara transparan dan terencana untuk memastikan setiap rupiah yang dikeluarkan memberikan manfaat maksimal,” jelas Tri Adhianto.

Pengelolaan Wisata Air Kalimalang dipercayakan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) PT Mitra Patriot yang dipimpin Direktur Utama David Rahardja. Menurut David, pihaknya akan bekerja sama dengan berbagai pihak ketiga untuk memastikan pengelolaan yang optimal.

“Kita tidak hanya membangun fasilitas fisik, tetapi juga menyediakan ruang bagi masyarakat untuk berkreasi dan berusaha,” jelas David.

Di lokasi yang akan dibangun fasilitas wisata dan kuliner tersebut, bakal disediakan banyak stand Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang terbuka bagi seluruh masyarakat yang ingin bekerjasama.

Konsep ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan akan lapangan kerja dan sumber penghasilan bagi warga sekitar. “Kita targetkan dalam lima bulan mendatang pembangunan sudah rampung, sehingga pada awal tahun 2026 bisa langsung dinikmati,” ujar David penuh semangat.

Wisata Air Kalimalang dinilai menjadi strategis keberadaan, lantaran dilalui Lintas Rel Transit (LRT) Jabodebek, Transjabodetabek, hingga jalur kereta jarak jauh menjadi menarik wisatawan tidak hanya dari Kota Bekasi, tetapi juga Kabupaten Bekasi, Jakarta, dan bahkan luar kota.

Terkait anggaran, total anggaran yang dibutuhkan membangun Wisata Air Kalimalang mencapai hampir ratusan miliar rupiah. Dana tersebut bersumber dari berbagai pihak, yakni CSR PT Miju sebesar Rp36 miliar, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Bekasi Rp30 miliar, serta APBD Provinsi Jawa Barat yang akan mengalokasikan Rp60 miliar untuk melanjutkan pembangunan jembatan pada tahun 2026.

Bagi warga sekitar Kalimalang, hadirnya Wisata Air Kalimalang bukan hanya sekadar perubahan fisik kawasan, tetapi juga harapan baru untuk meningkatkan taraf hidup. Tumbuhnya usaha kuliner, penyewaan jasa, hingga kegiatan ekonomi kreatif diharapkan mampu menyerap tenaga kerja lokal dan mempererat tali silaturahmi antar warga.

Dengan demikian, Wisata Air Kalimalang diharapkan tidak hanya menjadi ikon baru Kota Bekasi, tetapi juga bukti nyata bagaimana pembangunan berkelanjutan dapat memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat.

(Ossel Rahadian Putra Pambrata)

Editor : Dede Rosyadi

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini