Infobekasi.co.id – Layanan perekaman dan pencetakan Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi ramai dikunjungi para pelajar. Mayoritas adalah anak sekolah atau santri yang memanfaatkan waktu libur sekolah untuk melakukan perekaman data wajib e-KTP.
Operator perekaman e-KTP di Tambun Selatan, Nurdin, menjelaskan, bahwa antrian warga dibagi menjadi dua shift untuk menjaga kelancaran layanan dan kondisi peralatan.
“Kami layani 50 orang di pagi hari hingga istirahat, kemudian sisanya mulai pukul 13.00 WIB. Kami tidak bisa memaksakan karena perangkat komputer juga perlu diperhatikan kondisinya,” ujarnya, kepada infobekasi, Selasa (6/1).
Menurut Nurdin, selama masa libur sekolah, jumlah pemohon yang dilayani setiap hari rata-rata mencapai 80 orang. Lonjakan kunjungan ini disebabkan banyaknya santri mondok di pesantren di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Lampung, memanfaatkan kesempatan pulang untuk melakukan perekaman e-KTP.
Salah satu warga, Neneng Fatimah dari Taman Puri Cendana, Mekarsari, mengatakan, telah membawa dua anaknya untuk perekaman KTP.
“Mumpung mereka sedang libur dan tidak ada aktivitas sekolah, jadi kami manfaatkan waktu ini agar tidak terhambat ketika kegiatan belajar mulai kembali,” jelasnya.
Koordinator Petugas Pelayanan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Kependudukan dan Catatan Sipil) Kecamatan Tambun Selatan, Sumadi, menyampaikan, proses pembuatan KTP baru memakan waktu maksimal satu minggu setelah perekaman data dilakukan.
“Setelah melakukan perekaman, pemohon bisa mengecek status kelengkapan melalui aplikasi resmi, sehingga dapat mengetahui kapan KTP itu siap diambil,” tandasnya.
Selain untuk pemohon baru, layanan pencetakan juga meliputi penggantian e-KTP yang rusak dan perubahan data akibat pindahan domisili, dengan kapasitas hingga 100 keping per hari.
Reporter : H.Saban
Editor: Deros








































