Infobekasi.co.id – Pihak kepolisian mengungkapkan penyebab meninggalnya bayi ditemukan di apartemen wilayah Pekayon Jaya, Bekasi Selatan. Sebelumnya bayi laki-laki ini sempat mendapat perawatan di RSUD Kota Bekasi, sebelum dinyatakan meninggal pada Rabu (11/2).
Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Dedi Herdiana, membenarkan kabar tersebut setelah mendapat konfirmasi dari pihak medis. “Informasi dari rumah sakit, hari ini bayi tersebut telah meninggal dunia,” jelas Kompol Dedi.
Berdasarkan analisis medis, kondisi bayi sudah sangat lemah sejak ditemukan. Bayi malang tersebut lahir prematur saat usia kandungan delapan bulan. Selain kondisi lahir yang belum cukup umur, bayi itu juga tidak mendapatkan bantuan tenaga medis saat proses persalinan dilakukan di dalam kamar apartemen.
“Penyebab utamanya karena prematur dan tidak adanya perawatan medis yang layak saat awal kelahiran,” ungkapnya.
Faktor lain yang memperburuk kondisi kesehatan sang bayi adalah, durasi penelantaran. Bayi itu ditinggalkan sendirian oleh orang tua kandungnya, selama kurang lebih enam jam, sebelum ditemukan petugas kebersihan apartemen.
“Bayi lahir sekitar pukul 02.00-03.00 WIB. Namun, baru ditemukan petugas kebersihan pada pukul 09.45 WIB. Masa kritis enam jam tanpa perawatan itulah yang sangat berdampak pada fisiknya,” ungkap Kompol Dedi.
Kini, kedua orang tua bayi berinisial NM (24) dan M (22), telah ditetapkan sebagai tersangka, dan harus mempertanggungjawabkan perbuatannya.
(Fahmi/Deros)







































