Skip to content

Longsor TPST Bantargebang, DPRD Bekasi Minta Evaluasi Menyeluruh Pengelolaan dan Keamanan

Infobekasi.co.id – Tragedi longsor sampah yang terjadi di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi, menjadi sorotan Anggota Komisi II DPRD Kota Bekasi, H. Anton. Dalam keterangannya, Selasa, (10/3), Anton menyampaikan rasa duka cita yang mendalam kepada seluruh keluarga yang ditinggalkan akibat peristiwa menyedihkan tersebut.

“Saya menyampaikan rasa duka yang mendalam atas musibah longsor di TPA Bantargebang yang telah menelan korban jiwa. Peristiwa ini tentu menjadi duka bagi kita semua, khususnya keluarga korban yang kehilangan orang tercinta,” ujar H. Anton saat dikonfirmasi.

Tidak tinggal diam, Anton bersama rekan-rekannya di DPRD Kota Bekasi berkomitmen untuk mendorong pihak-pihak terkait guna melakukan evaluasi mendalam terkait kejadian ini.

“Kami di DPRD Kota Bekasi akan mendorong pemerintah daerah dan seluruh pihak terkait untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan dan keamanan di TPA Bantargebang. Hal ini penting agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan,” tegasnya.

Meski TPST Bantargebang merupakan fasilitas yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, lokasinya yang berada di wilayah Kota Bekasi membuat isu ini menjadi perhatian utama bagi pemerintah dan legislatif setempat.

Lebih jauh, Anton menegaskan pentingnya perlindungan terhadap warga berpenghasilan rendah serta pekerja rentan yang beraktivitas di sekitar area TPST.

“Keselamatan para pekerja, pemulung, serta masyarakat yang tinggal di sekitar area harus menjadi prioritas utama. Kita harus memastikan sistem yang ada benar-benar aman dan melindungi semua pihak,” tutup Anton.

(Advertorial/Fahmi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *