Ini Kronologi Ketegangan di Warteg Galaxy, Polisi: Jangan Ragu Melapor

infobekasi.co.id – Insiden gangguan ketertiban terjadi di kawasan Pekayon, Galaxy, Bekasi Selatan, pada Senin (13/4/2026) sore. Seorang pria tak dikenal diketahui menimbulkan kegaduhan di salah satu Warung Tegal (Warteg). Aksi itu diduga bermula dari permintaan uang yang disampaikan pria tersebut kepada pengelola usaha.

Kejadian ini memicu ketegangan antara pelayan warung dengan pria berpenampilan mengenakan kaos oblong, celana pendek, dan sandal jepit. Keduanya sempat terlibat adu argumen, karena sang tamu ngotot meminta uang meski telah ditolak secara halus.

“Bapakan sudah minta, saya sudah bilang maaf, bapak masih memaksa. Saya bukan orang kaya di sini, saya kerja di sini. Bapak ke sini tujuannya apa?. Lah gimana si,” tutur pelayan warteg dengan nada bingung dan kesal.

Pria tersebut pun tidak mau kalah dan mengeluarkan pernyataan yang menantang. Ia mengaku telah berusaha bersikap sopan namun merasa tidak dihargai.

“Anda orang kaya, se-enaknya mulut Anda. Saya tangan di atas ini, Bu, saya hormati Anda ya sebagai perempuan, jagalah mulut Anda, mulutmu harimau-mu. Kecuali (Anda) besar kuasanya memaksa saya melakukan (sesuatu), lah ini tidak,” ujar pria tersebut.

Menanggapi insiden yang sempat menyita perhatian warga, Kapolsek Bekasi Selatan, Kompol Suparmin, telah mendapat laporan adanya kejadian tersebut. Berdasarkan hasil pengecekan di lapangan, pria bersangkutan diketahui bukan warga setempat. Permintaan uang itu akhirnya dipenuhi oleh pemilik warung dengan nominal Rp2.000.

“Sudah kami pantau ke lokasi. Pria itu warga luar (bukan warga sekitar). Pada akhirnya pemilik warung memberikan Rp2.000,” kata Kompol Suparmin saat dikonfirmasi pada Selasa (14/4/2026).

Tindakan yang dilakukan pria tersebut dianggap telah mengganggu kenyamanan berusaha dan ketertiban umum. Hingga saat ini, pemilik warung diketahui belum mengajukan laporan resmi ke kantor polisi. Meskipun demikian, pihak kepolisian tetap menindaklanjuti keresahan yang muncul di masyarakat dan telah memberikan arahan di lokasi kejadian.

“Untuk pemilik warung belum membuat laporan resmi. Namun, kami sudah memberikan saran dan imbauan,” terang Kompol Suparmin.

Pihak kepolisian berharap, agar masyarakat tidak ragu untuk melapor jika mengalami hal serupa demi keamanan dan kenyamanan bersama.

“Apabila ada kejadian serupa agar segera menghubungi layanan pengaduan Polsek atau nomor darurat 110,” imbau Kompol Suparmin.

(Fahmi/DR)

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini