infobekasi.co.id – Jumlah korban jiwa akibat insiden tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Kota Bekasi, bertambah satu orang, sehingga kini mencapai 15 orang. Sementara itu, jumlah korban yang mengalami luka-luka tercatat sebanyak 88 orang.
“Berdasarkan pembaruan data hingga pukul 13.00 WIB tadi, tercatat ada 15 orang meninggal dunia dan 88 orang lainnya masih menjalani perawatan medis,” terang Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono, saat ditemui di lokasi kejadian pada Selasa, 28 April 2026.
Menurutnya, penanganan tahap awal sepenuhnya difokuskan pada proses evakuasi penumpang dan perbaikan kondisi di lokasi. Ia juga menekankan agar seluruh rangkaian penanganan diawasi dengan baik oleh PT Kereta Api Indonesia (Persero).
“Seluruh proses ini terus diawasi pihak KAI. Semua pihak berupaya menyelesaikannya secepat mungkin namun tetap secara menyeluruh, guna memastikan tidak ada gangguan atau kejadian serupa yang terulang di kemudian hari,” jelasnya.
Setelah meninjau langsung lokasi kejadian, AHY juga menyoroti pentingnya memastikan kestabilan aliran listrik di jalur rel. Hal ini dilakukan guna mencegah gangguan pada sistem sinyal yang menjadi salah satu faktor utama dalam pengoperasian perjalanan kereta api.
“Berdasarkan penjelasan dari pihak KAI, masih perlu dilakukan pemeriksaan menyeluruh terkait sistem kelistrikan, termasuk aliran listrik atas. Semua aspek harus dipastikan dapat berfungsi dengan normal kembali,” terang AHY.
Sementara itu, operasi pencarian dan pertolongan pasca kecelakaan tersebut telah resmi diakhiri pada Selasa siang. Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan, Marsdya TNI Muhammad Syafi, menegaskan, seluruh proses evakuasi telah selesai dilaksanakan.
“Seluruh rangkaian operasi pencarian dan penanganan khusus telah kami selesaikan dalam waktu kurang dari 12 jam terhitung sejak kejadian berlangsung tadi malam. Tim di lapangan bekerja secepat dan seefektif mungkin dalam menangani seluruh proses penanganan,” pungkasnya
(Fahmi/Deros)






























