RS Taksim Resmi Beroperasi di Cibarusah, Usung Layanan Unggulan Gigi, Ibu-Anak dan Trauma Center
Infobekasi.co.id – Rumah Sakit (RS) Taksim resmi beroperasi setelah menggelar peresmian pada Jumat, 5 Juni 2026. Rumah sakit ini berlokasi di Kampung Cikoronjo, Jalan Kiai H. Raden Ma’mun Nawawi, Sindang Mulya, Kecamatan Cibarusah.
Peresmian RS Taksim disambut antusias dan mendapat dukungan dari Pemerintah Kabupaten Bekasi, Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Asosiasi Klinik Indonesia (Asklin), Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), Duta Besar Turki untuk Indonesia Talip Kucukcan, Anggota DPR RI Obon Tabroni, serta berbagai pihak terkait lainnya.
Berdirinya RS Taksim merupakan wujud semangat menghadirkan layanan kesehatan modern yang mudah dijangkau masyarakat. Nama “Taksim” sendiri bukan sekadar identitas, melainkan memiliki makna khusus bagi para pendirinya.
Diambil dari nama kawasan Taksim di Istanbul, Turki, tempat Direktur Utama PT Pulo Harapan Medika Fathan Qaedi dan Direktur Pemasaran PT Pulo Harapan Medika Rizqina Fadila Rosyani pertama kali bertemu saat menempuh pendidikan, nama itu menjadi simbol perjalanan, harapan, dan kepedulian yang kini diwujudkan dalam pelayanan kesehatan.
Dulu tempat ini hanya berupa klinik sederhana, namun berkat dukungan berbagai pihak kini berkembang menjadi rumah sakit yang melayani warga Cibarusah dan sekitarnya.
“Taksim itu adalah jalan cinta. Kami bangun tempat ini dengan niat tulus. Harapannya, kami bisa memberikan pelayanan terbaik, terjangkau, dan terdepan bagi seluruh pasien di Kabupaten Bekasi, khususnya Cibarusah,” ujar Fathan.
RS Taksim hadir dengan konsep pelayanan yang berbeda dari rumah sakit lain di kawasan itu. Selain layanan kesehatan umum, kenyamanan pasien diutamakan melalui program Comfort Care agar pengalaman berobat terasa lebih manusiawi.
Pihak rumah sakit berkomitmen waktu tunggu pelayanan tidak lebih dari 30 menit. Jika pasien harus menunggu lebih lama, akan diberikan bentuk apresiasi sebagai permohonan maaf.
Tersedia pula fasilitas seperti ruang rawat tipe Presiden serta ruang isolasi khusus untuk satu pasien saja. Ada juga layanan tambahan pengantaran obat gratis dan penjemputan pasien sesuai jadwal, yang belum banyak dimiliki rumah sakit lain di sekitarnya.
Keunggulan utama ada pada pusat layanan gigi. RS Taksim diklaim sebagai rumah sakit pertama di Cibarusah yang melengkapi fasilitas pemeriksaan gigi dan mulut lengkap meliputi alat Panoramik, CBCT, dan Sefalometri. Kelengkapan itu menjadikannya calon pusat rujukan layanan gigi dan mulut di wilayah selatan Kabupaten Bekasi.
Meskipun berstatus Rumah Sakit Umum Tipe D dengan kapasitas 50 tempat tidur, RS Taksim mengembangkan layanan unggulan lain yaitu bidang Ibu dan Anak serta Pusat Gawat Darurat Trauma.
Pelayanan juga mengedepankan nilai kemanusiaan dan prinsip Islami. Kehadiran rumah sakit ini diharapkan menjawab kebutuhan warga Cibarusah yang semakin padat penduduknya, sekaligus mengatasi tingginya tingkat hunian tempat tidur rumah sakit yang sudah ada.
“Tiga layanan unggulan kami adalah gigi dan mulut, ibu dan anak, serta penanganan gawat darurat trauma,” tegasnya.
Saat ini RS Taksim didukung lebih dari 14 dokter spesialis, dokter umum, bidan, perawat, dan tenaga kesehatan lainnya yang siap melayani selama 24 jam termasuk penanganan kegawatdaruratan.
Rizqina Fadila Rosyani menambahkan, kehadiran RS Taksim juga diharapkan mempererat hubungan baik antarnegara.
“Kami ingin menjadi jembatan silaturahmi, bahkan menjalin kerja sama internasional. Semoga kami bisa menjadi wakil pelayanan kesehatan yang baik, serta turut menjaga hubungan persahabatan antara Turki dan Indonesia,” ujar Rizqina.
(Advertorial/Fahmi)


