Ritual Tahwee: Berjalan di Atas Bara Api Penyucian Diri di Cibarusah
Infobekasi.co.id – Halaman Kelenteng Ngo Kok Ong, Kecamatan Cibarusah, Kabupaten Bekasi, tampak meriah dan ramai pada Rabu (8/7) malam. Warga berbondong‑bondong hadir menyaksikan pelaksanaan tradisi Tahwee, yaitu prosesi berjalan di atas bara api, dalam rangka memperingati Perayaan Shejit ke‑342.
Di tengah penerangan lampu menghiasi bangunan kelenteng yang megah dengan ornamen khas, terhampar luas tumpukan bara api merah menyala. Sejumlah peserta yang mengenakan pakaian berwarna cerah, didominasi merah dan oranye, berkumpul berbaris rapi bersiap melaksanakan ritual suci ini.
Tahwee dimaknai sebagai upaya penyucian diri dari hal‑hal buruk dan penolak bala. Dipercaya pula bahwa bara api yang sangat panas tidak akan melukai pelaku yang memiliki niat tulus serta iman yang kuat.
Tradisi ini telah diwariskan turun‑temurun selama lebih dari tiga ratus tahun. Tak sekadar menjadi momen ibadah bagi umat Konghucu dan masyarakat Tionghoa, perayaan ini juga menjadi bukti kerukunan antarumat beragama di Kabupaten Bekasi.
(Ari/ded)


