Kenaikan Harga Solar Tak Pengaruhi Kinerja Pemadam Kebakaran Bekasi
infobekasi.co.id – Pihak Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Bekasi menegaskan, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar tidak akan mengurangi kesiapsiagaan maupun kualitas pelayanan tim di lapangan. Seluruh laporan kejadian darurat tetap bakal ditangani, tanpa ada pembatasan atau penyaringan akibat kendala biaya operasional.
Kepala Disdamkarmat Kabupaten Bekasi, Adeng Hudaya, mengatakan, pemadaman dan penyelamatan merupakan pelayanan dasar yang wajib berjalan dalam kondisi apa pun.
“Seluruh laporan kejadian yang masuk tetap kami tindaklanjuti sesuai standar operasional prosedur dan tingkat kedaruratannya, tanpa adanya pembatasan atau penyaringan karena faktor biaya operasional,” tegas Adeng saat dikonfirmasi, pada Jumat (10/7/26).
Lebih jauh Ia menjelaskan, kendaraan pemadam memiliki karakteristik khusus dengan konsumsi bahan bakar yang besar. Mesin tidak hanya berjalan saat menempuh perjalanan, tetapi juga harus terus menyala selama proses pemadaman untuk menggerakkan pompa air.
Kebutuhan BBM bersifat dinamis bergantung pada jumlah kejadian, jarak tempuh, dan durasi penanganan. Meski demikian, hingga kini belum ada kebijakan pembatasan kuota yang dapat mengganggu kesiapsiagaan tim.
“Sampai saat ini tidak ada kebijakan pembatasan penggunaan BBM yang dapat menurunkan kesiapsiagaan armada. Penggunaan tetap dilakukan secara efektif, efisien, dan sesuai kebutuhan operasional,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi fluktuasi harga, pihaknya rutin melakukan pemantauan dan evaluasi penyerapan anggaran berpedoman pada Dokumen Pelaksanaan Anggaran (DPA). Perencanaan anggaran disusun berdasarkan kebutuhan riil lapangan, dengan fokus utama memastikan tidak ada laporan warga yang terabaikan.
“Kenaikan harga BBM tentu berdampak pada biaya operasional. Namun kami pastikan pelayanan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama dan kualitasnya tidak akan berkurang,” pungkas Adeng.
(Ari/ded)


