BEKASI SELATAN – Mempertimbangkan minimnya pos pemadam Kebakaran (Damkar) yang ada di wilayah Kota Bekasi, dan dinilai menghambat kinerja petugas pemadam kebakaran, Kepala Kantor Damkar Kota Bekasi, Tedy Hafni, mengatakan bahwa akan ada penambahan Pos di Kota Harapan Indah.
Tedi menjelaskan, saat ini Kota Bekasi baru mempunyai empat pos Damkar, yaitu terletak di Kawasan Pemkot Bekasi, Kecamatan Mustikajaya, Kecamatan Jatisampurna, dan Kecamatan Bekasi Selatan. Dan akan ditambah satu di kawasan Kota Harapan Indah, samping Polsek Medansatria, Bekasi Utara.
“Ya Alhamdulillah tahun ini akan ada penambahan Damkar. Pihak pengelola Harapan Indah menyiapkan Fasilitas Sosial (Fasos) dan Fasum (Fasilitas Umum), tanah seluas 1830 hektare, tepat di samping Polsek Medansatria. Mudah-mudahan terealisasi pembangunannya pada pertengahn tahun ini,” ungkapnya kepada infobekasi.co.id, Kamis (18/02).
Selain penambahan pos Damkar, dirinya beserta jajaran personil akan turun melatih masyarakat Kota Bekasi agar siap siaga bilamana terjadi kebakaran. Menurutnya, masyarakat adalah peran pertama apabila ada kejadian tersebut.
“Pelatihan Kepada masyrakat itu penting. Kami selaku dinas terkait akan melakukan pelatihan ekstra kapada masyarakat. Personil kami akan memberikan contoh penanganan pertama bilamana terjadi kebakaran di setiap kecamatan Kota Bekasi. Sekaligus sebagai upaya mensosialisasikan dan memperkenalkan profesi kami sebagai penjinak api kepada anak-anak,” ujarnya.
Mengingat Walikota Bekasi, Rahmat Effendi, mengadakan program Smart City. Tedi mengharapkan walikota mewujudkan kendaraan menggunakan GPS, untuk mengontrol. Memunculkan IT dan CCTV per pos, aplikasi peringatan dini (alarm), Sms Center, Web Khusus Damkar, serta kotak informasi dan pengaduan online.
“Menurut saya itu penting sekali guna pengawasan kami selaku dinas terkait. Dengan adanya fasilitas tersebut, mungkin mempermudah personil kami untuk menangani peristiwa penting, seperti negara maju pada umumnya,” harapnya. (Sel)






























