Skip to content

Landmark “Plaza Patriot Candrabhaga” Tidak Utuh, Netizen Sebut Ulah “Rayap Besi”

Infobekasi.co.id – Tulisan landmark Plaza Patriot Candrabhaga yang terletak di Taman Patriot, Kota Bekasi, hilang entah kemana, warganet (netizen) ramai memberikan tanggapan beragam komentar di media sosial, diantaranya akibat ulah “Rayap Besi”.

Tulisan penanda nama lokasi yang seharusnya bertuliskan, PLAZA PATRIOT CANDRABHAGA, kini kondisinya tidak utuh. Beberapa huruf hilang, sehingga hanya terbaca menjadi, PLAZ PTROT CAND ABHAGA.

Sejumlah warga di media sosial, berkomentar, hilangnya huruf-huruf tersebut diduga terjadi saat acara menonton bersama (nobar) final Piala Dunia yang digelar di lokasi beberapa waktu lalu, ada juga yang menduga hilang diambil orang, istilahnya, “Rayap Besi”.

Berikut sebagian komentar warganet yang dihimpun dari laman infobekasi:

ade.junaedi25: “Huruf R yang berwarna putih copot saat acara nobar final Pildun kemarin”

agill_blmberak: “Itu kemarin gara-gara nobar Pildun, saya lihat sendiri fans Argentina yang mencopot”

hadiahciiki: “Kemarin itu pas nobar yang copot wkwk”

Cahyo Sadam Gumelar: “Karena nobar final Pildun kemarin sangat ramai, saya berada tepat di bawahnya. Babak pertama huruf R dari tulisan Candrabhaga sudah copot”

Indrajit Saputro: “Rayap mulai beraksi…”

Marboysss._: “Bekasi sama saja seperti di Sumatera sana, banyak ‘rayap besi’.

Arul Ammar Al Qarni: “Wah, ‘rayap besi’ ini nekat sekali ya.

Eko Wahyudi: “Rayap besi.”

Deki Tri Setiadi: “Rayap besi Bekasi.”

Diks Guntuy: “Kubil Antibiotik, ini pelakunya rayap besi.”

Widodo Deckafrio: “Yang mengambil pasti dijual ke tukang rongsok… Sama seperti pencurian besi penutup saluran got di pinggir jalan yang sering dicolong.”

broken.parang: “Ya ampun, warga Bekasi susah banget kayaknya menjaga fasum kayak begini. Pembatas jalan disikat, sampai cuma tulisan landmark beginian pun nggak bisa tahan barang sebentar”

aruelgete: “Malah jadi main kuis tebak kata”

sulamansulamasulamasulaem89: “Memang konsepnya begitu min, tebak kata ”

Heri Kintaro: “Pada ke mana huruf-hurufnya itu?”

Nelan Tresna Jayanti: “Begitulah, tidak bisa menjaga sesuatu yang sudah bagus… sengaja sekali dirusak, demi apa sih saya heran”

Yusup Iman: “Masih dikorupsi juga itu wkwkwk”

Purwanti Nani: “Nanti lama-lama hilang semua deh”

Matt Louis: “Tidak ada yang mengurus”

Fitrah Wahyudi: “Pemasangannya saja kurang kuat itu wkwk, anggaran besar masa bisa copot begitu saja”

Abas lin: “Bodoh, pasti orang yang tidak bertanggung jawab yang mencurinya”

Liya S: “Siapa yang mencopot ya?”

Ageency Tansah Rame: “Cek CCTV”

Ariv Dezpacito: “Memangnya tidak ada CCTV ya, padahal itu tempat berkumpul orang banyak”

rudhy_aldo_bareto: “Pasangin tiang setinggi lebih dari 2 meter baru tulisannya ditaruh di atas, baru terjamin aman”

Otiw: “#Buatlah yang tinggilah”

ranggapurnamaputra: “Coba itu pak dikasih CCTV atau pengamanan lainnya agar banda yang udah dibuat tidak hilang lagi, anggaran kan dari pajak rakyat itu pak”

Ismail Ismail: “Laporkan saja kepada Pak Tri Adhianto…”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *