Skip to content

Kali Kedung Jaya hingga Buni Bakti Tertutup Enceng Gondok, Petani Kesulitan Ambil Air

Infobekasi.co.id – Hamparan tanaman enceng gondok kini menutupi rapat sepanjang aliran Kali Kedung Jaya, Tambun Magih, hingga Desa Buni Bakti. Dilihat dari jembatan dan pinggir jalan, permukaan air sungai nyaris tak terlihat, tertutup sepenuhnya dedaunan hijau yang tumbuh sangat lebat.

Secara ekologis, enceng gondok yang tumbuh berlebihan membawa dampak serius bagi sungai, yakni menghambat aliran air sehingga berpotensi memicu banjir saat hujan, menutup akses sinar matahari ke dalam air yang membuat kadar oksigen menurun drastis, mematikan ikan dan biota air lainnya, serta menjadi sarang nyamuk dan hama penyakit. Selain itu, akar tanaman yang menyebar juga mengendapkan lumpur dan mempercepat pendangkalan kali.

Kondisi ini pun sangat menyulitkan warga, terutama petani sayur yang selama ini mengandalkan air sungai untuk menyiram tanaman. Sanen, salah satu petani di lokasi, mengaku harus bersusah payah setiap kali mengambil air.

“Agak sulit kalau kita ambil air buat nyiram tanaman, mesti dipinggirin dulu enceng gondoknya. Padahal kalau pun kita bersihin, cepat banget tumbuhnya itu enceng gondok,” keluh Sanen saat ditemui, Minggu (26/7/2026).

Ia memohon agar pihak berwenang segera membersihkan tanaman ini. Jika dibiarkan terus berlanjut, bukan hanya aktivitas bertani yang terganggu, melainkan ekosistem sungai pun akan rusak sepenuhnya.

“Kalau banyak enceng gondok begini, boro-boro ada ikan di kali. Air tertutup semuanya. Kalau dibiarkan, enceng gondok ini malah jadi limbah yang mengganggu di sini,” ucap Sanen.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *