Skip to content

Ini Deretan Nama Warung Legendaris yang Kini Dijadikan Patokan Jalan di Bekasi

Infobekasi.co.id – Saat melintasi berbagai sudut Kota maupun Kabupaten Bekasi, nama jalan berawalan kata Warung kerap kita temui. Mulai dari Jalan Warung Ayu di Babelan, Jalan Warung Bongkok di Cikarang Barat, hingga Jalan Warung Buah di Jatiasih.

Di balik nama-nama jalan itu ada cerita yang tumbuh dari masyarakat, dari kehidupan sosial, kebisaan warga mencari patokan alamat kerap ditandai sebuah tempat, salah satunya warung.

Dahulu sebelum Bekasi berkembang menjadi kawasan industri dan pemukiman padat, wilayah ini didominasi rawa, persawahan, dan perkebunan yang belum padat penduduk.

Keberadaan satu warung sederhana di pinggir jalan atau persimpangan sering kali menjadi satu-satunya penanda arah yang diandalkan para pelancong. Seiring berjalannya waktu, nama warung-warung legendaris itu melekat kuat di ingatan warga, hingga akhirnya dipakai menjadi patokan nama jalan.

Berikut sebagian warung yang kesohor dijadikan patokan atau penanda jalan di wilayah Bekasi:

-Jalan Warung Ayu, Babelan: Tikungan di Kebalen ini dulunya sepi. Warteg bernama “Ayu” yang berdiri di sana menjadi satu-satunya tempat istirahat kala itu dan lama kelamaan hingga saat ini menjadi patokan warga mencari alamat di sekitar Babelan.

– Pertigaan Warung Kacung, Karangbahagia: Konon, diambil dari nama Engkong Kacung, pemilik warung kelontong yang dulu menjadi pusat pertemuan warga sebelum kawasan ini ramai.

– Jalan Warung Bongkok, Cikarang Barat: Konon, berasal dari warung kopi milik seorang kakek bertubuh bungkuk yang dulu menjadi tempat persinggahan kusir bendi dan pedagang keliling.

– Jalan Warung Kobak, Cikarang Utara: Kata “kobak” berarti kubangan besar. Area Pasirgombong dulunya sering tergenang air. Warung di sampingnya akhirnya dijuluki demikian dan dijadikan nama jalan.

– Jalan Warung Pojok, Cibarusah: Berasal dari warung kelontong kayu yang berdiri pas di sudut pertigaan sepi, menjadi penunjuk arah alami bagi siapa saja yang lewat.

-Jalan Warung Satu, Karangbahagia: Dulu hanya ada satu warung di sepanjang jalur tanah itu, sehingga warga sepakat menyebutnya demikian.

– Jalan Warung Buah, Jatiasih: Dulunya kawasan perkebunan rambutan dan kecapi. Ada warung sekaligus tempat penampungan hasil buah yang kini namanya tetap terjaga meski berubah menjadi pemukiman.

– Jalan Kampung Warung Bingung, Sukatani: Berasal dari warung kopi di tengah sawah yang jalurnya bercabang, sering membuat pendatang kebingungan memilih arah, hingga julukan itu menjadi identitas wilayah.

Nah, nama jalan warung mana lagi yang belum kesebut di Bekasi? silahkan berkomentar.

(ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *