Skip to content

Tekan Bau Menyengat, Gunungan Sampah TPST Bantargebang Ditutup Geomembran

Infobekasi.co.id – Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) melaksanakan pemasangan geomembran di TPST Bantargebang, Kota Bekasi, Selasa (4/8/2026).

Langkah ini merupakan bagian dari upaya transformasi pengelolaan sampah dilakukan secara bertahap menuju sistem controlled landfill serta penghentian praktik pembuangan terbuka atau open dumping.

Kepala Unit Pengelola Sampah Terpadu DLH DKI Jakarta, Agung Pujo Winarko, menjelaskan, penutupan TPST menggunakan geomembran dinilai efektif mengendalikan dampak lingkungan.

“Kita sudah melakukan penutupan material timbunan sampah dengan menggunakan material geomembran,” ujar Agung kepada wartawan, Selasa (4/8/26).

Pemasangan ini bertujuan mengendalikan bau tidak sedap, membatasi masuknya air hujan guna mengurangi air lindi, meratakan serta memadatkan timbunan sampah, mengatur kemiringan lereng sebagai mitigasi longsor dan kebakaran, memperbaiki pengelolaan air lindi, hingga memungkinkan pemanfaatan gas metana.

“Ini juga bentuk mitigasi terhadap potensi longsor, kebakaran, dan bencana lainnya yang ada di TPST Bantargebang,” jelasnya.

Sebelumnya, pada 20 Juli 2026, DLH DKI Jakarta telah menyelesaikan pemasangan geomembran di dua zona TPST Bantargebang.

(Fahmi/ded)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *