Skip to content

Urgensi Perbanyak Rambu Peringatan di Jalan Siliwangi-Narogong: Bentuk Upaya Jinakkan Jalur Black Spot

Infobekasi.co.id – Aspal Jalan Siliwangi hingga Narogong seolah tak pernah benar-benar tenang dari bayang-bayang kecelakaan. Di koridor ini, dominasi kendaraan raksasa yang berpadu dengan kemacetan panjang menciptakan titik-titik blind spot atau titik buta mematikan bagi para pengendara yang kurang waspada.

Menanggapi fenomena “jalur black spot” ini, pengamat tata kota dari Universitas Trisakti, Yayat Supriatna, menilai bahwa penanganan di lapangan tidak bisa lagi dilakukan dengan cara-cara biasa.

Baginya, sudah saatnya pemerintah melakukan intervensi teknologi dan memperketat pengawasan di titik-titik rawan tersebut.

“Kalau sudah sering terjadi kecelakaan, rambu-rambu peringatan harus diperbanyak, ditambah lampu kuning, CCTV, dan pengeras suara untuk mengingatkan pengendara. Titik-titik blind spot harus dipetakan agar potensi kecelakaan bisa ditekan,” ujar Yayat Supriatna kepada Infobekasi, belum lama ini.

Selain penambahan fasilitas keamanan fisik, Yayat juga menekankan pentingnya langkah strategis lainnya.

Evaluasi kapasitas jalan hingga pengaturan ulang arus angkutan sampah menjadi mendesak untuk segera dilakukan, agar jalur utama penghubung Bekasi-Bogor ini tak lagi menjadi panggung bagi rentetan tragedi pilu.

(Fahmi/dpr)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *