Jalan Raya Bojongmangu Rusak dan Tanah Labil, Kendaraan Overload Jadi “Biang Kerok”
Infobekasi.co.id – Ancaman keselamatan mengintai para pengguna jalan, khususnya pengendara roda dua, saat melintasi Jalan Raya Bojongmangu, Kabupaten Bekasi.
Lintasan yang relatif sempit itu kini dalam kondisi memprihatinkan, dengan permukaan beton retak, terkelupas, hingga berlubang di berbagai titik.
Kepala Seksi Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kecamatan Bojongmangu, Kandi Sunarya, angkat bicara soal kerusakan jalan tersebut.
Menurutnya, lalu lintas kendaraan bertonase besar diperparah karakter tanah setempat membuat fondasi jalan tak bertahan lama.
“Kalau keliling Bojongmangu, hampir sama. Kalau tanah merah itu mau hujan, mau kering, tetap begitu (labil),” kata Kandi, Minggu (23/8/26).
Lebih jauh Ia membeberkan, armada pengangkut yang melintas rata-rata berbeban jauh di atas kapasitas jalan. Truk molen dan kendaraan berat kerap membawa muatan berlebih.
“Dengan kontur tanah yang tidak menetap, terus berat beban kendaraan yang over, ya minimal empat atau lima tahun saja jalan bertahan,” paparnya.
(Ari/ded)


