Skip to content

Pasca Pilkades, Tambun Selatan Dorong Perubahan Status Desa Jadi Kelurahan

Infobekasi.co.id – Paska penyelenggaraan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di delapan desa, Pemerintah Kecamatan Tambun Selatan mendorong percepatan alih status seluruh desanya menjadi kelurahan. Berdasarkan pendataan Kecamatan, kepadatan penduduk mencapai satu juta jiwa lebih. Disisi lain dukungan infrastruktur yang memadai dinilai membuat perubahan status ini kian mendesak agar pelayanan publik lebih efektif juga efisiensi birokrasi.

Camat Tambun Selatan, Sopian Hadi, memaparkan, besarnya populasi hang mencapai 120.000 jiwa per desa dengan total pemilih Pilkades kemarin mendekati 200.000 jiwa ini menyulitkan proses pendataan warga dan tata kelola administrasi harian.

“Kalau saya sih ya bukan dalam artian ingin banget, tapi memang ini harus ada keberanian khusus dari pemerintah daerah. Kalau keseluruhan ya penduduk kita hampir 1 juta Tambun Selatan, ya kan agak repot juga pendataannya segala macam,” ujar Sopian, pada Selasa (22/9/26).

Menurutnya, perubahan menjadi kelurahan juga mempermudah pengawasan pimpinan wilayah. Berbeda dengan Kepala Desa yang berhak otonom penuh, Lurah berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) sehingga kinerjanya dapat dievaluasi langsung oleh pemerintah daerah.

“Jadi tugas pemerintahan mah kan kita mendorong supaya pemimpinnya tuh mau bekerja untuk masyarakat, jadi gampang kontrolnya kalau kelurahan. Kalau memang dia (lurah) macam-macam, tinggal masyarakatnya mengadu ‘Ini lurahnya enggak bagus’. Kalau desa, enggak bisa begitu, karena desa punya hak otonom penuh,” sambungnya.

Selain itu, alih status juga dinilai efektif meredam potensi gesekan sosial dan perjudian politik yang kerap menyertai Pilkades di kawasan padat. Berdasarkan pendataannya dalam ajang Pilkades serentak 2026 ini, di Desa Sumber Jaya mencatatkan angka DPT tertinggi sekitar 57 ribu pemilih, disusul Desa Setiamekar yang menampung lebih dari sekitar 41 ribu pemilih.

“Makanya harapan saya itu juga harus dikaji ulang. Kalau memang jumlah penduduknya padat kayak di saya ini, lalu infrastruktur udah bagus semua, ya udah jadiin kelurahan aja. Toh kita cari pemimpin jangan sampai karena Pilkades ini bisa mengganggu kerukunan masyarakat saya yang ada di desa masing-masing,” tutur Sopian.

Disinggung berapa desa yang sudah kayak menjadi kelurahan, Sopian mengklaim bahwa seluruh desa di Tambun Selatan kini sudah sangat siap beralih status.

“Kalau Tambun Selatan harus, udah semua,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *