Bangunan SDN Sukajadi 03 Rusak, Rehabilitasi 3 Kelas Telan Biaya Rp 1 Miliar
Infobekasi.co.id – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Bekasi merespon soal kondisi bangunan SDN Sukajadi 03 yang rusak di Kampung Gili-gili, Kecamatan Sukakarya. Pihak Disdik memastikan laporan kerusakan dari pihak sekolah telah ditindaklanjuti, dengan berkoordinasi bersama Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) Kabupaten Bekasi.
Kepala Bidang Sekolah Dasar Disdik Kabupaten Bekasi, Pranoto menegaskan, pihaknya telah mengambil langkah untuk menangani permasalahan bangunan sekolah tersebut.
“Kami tidak diam. Pihak sekolah telah mengajukan kepada Dinas Pendidikan dan kami sudah berkomunikasi dengan Dinas Cipta Karya,” tegas Pranoto di Cikarang Pusat, Kamis (24/9/26).
Lebih Pranoto membeberkan, SDN Sukajadi 03 saat ini menampung 168 murid yang terbagi dalam enam rombongan belajar (rombel). Dari total fasilitas yang ada, tiga ruang kelas tercatat rusak berat dan berisiko bagi kelangsungan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM), sehingga diprioritaskan untuk pembenahan secara menyeluruh.
“Mendapatkan rehab total sebanyak tiga ruang kelas,” jelasnya.
Terkait jadwal pengerjaan, pembenahan gedung, Pranoto menegaskan, semula ditargetkan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2026. Namun, kendala alokasi waktu membuat jadwal pengerjaan harus dialihkan ke tahun mendatang.
“Memang ada rencana awal dibangun di APBD Perubahan karena tidak cukup waktu sehingga bakal direalisasikan rehab total pada 2027,” terang Ia.
Selama menunggu realisasi proyek fisik, pihaknya mengimbau para guru beserta para wali murid untuk dapat memaklumi keadaan. Ia juga meminta aktivitas pembelajaran diatur memanfaatkan ruang kelas yang masih aman dipakai.
Sementara itu, Kepala Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Benny Sugiarto Prawiro, membenarkan, pengerjaan tiga ruang kelas SDN Sukajadi 03 telah terdaftar dalam perancangan anggaran tahun 2027. Sebanyak tiga ruang kelas rusak akan dibangun kembali secara menyeluruh, agar mendapatkan sarana belajar yang layak dan aman bagi para murid.
“Perbaikannya 2027. Di perencanaannya ada tiga ruang kelas dengan estimasi anggaran bisa mencapai sekitar Rp1 miliaran,” tutup Benny.
(Ari/ded)


