Dampak El Nino: 329 Titik di 14 Kecamatan Kabupaten Bekasi Kekurangan Air Bersih
Infobekasi.co.id – Kabupaten Bekasi belum lepas dari cengkeraman kemarau panjang. Menjelang akhir September, krisis air bersih masih melanda 329 titik di 50 desa pada 14 kecamatan, membentang dari selatan hingga utara, mencakup wilayah Cibarusah sampai Muaragembong.
Dampak kekeringan tak hanya dirasakan warga, tetapi juga merambah ke sektor pertanian. Sebanyak 949 hektare lahan pertanian di 41 desa pada 13 kecamatan ikut terdampak.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Bekasi, Dodi Supriyadi, menegaskan, pihaknya terus berupaya mengatasi dampak fenomena El Nino dengan menyalurkan bantuan air bersih secara berkelanjutan.
“Air bersih dan air minum terus kami distribusikan kepada masyarakat yang terdampak kekeringan. Ini menjadi salah satu upaya kami untuk memenuhi kebutuhan mereka,” ujar Dodi, pada Senin (28/9/26).
Tercatat, hingga 23 September 2026 lalu, total 12.796.030 liter air bersih telah disalurkan. Bantuan berasal dari BPBD Kabupaten Bekasi, Perumda Tirta Bhagasasi, PMI, serta berbagai lembaga dan komunitas.
Berikut sebaran titik kekeringan terbanyak:
– Cibarusah: 89 titik
– Serang Baru: 55 titik
– Bojongmangu: 50 titik
– Babelan: 42 titik
– Pebayuran: 25 titik
– Sukawangi: 17 titik
– Tarumajaya: 14 titik
– Cikarang Pusat: 12 titik
– Cikarang Selatan: 10 titik
– Muaragembong: 6 titik
– Karangbahagia: 3 titik
– Sukakarya, Cabangbungin, dan Cibitung: tercatat juga terdampak


