Skip to content

Dari Perumahan Jadi Pasar Ramai, Vida Bekasi Contoh Ekosistem Ekonomi Rakyat

Infobekasi.co.id – Kawasan Perumahan Vida, Mustikajaya, Kota Bekasi, ternyata bukan sekadar tempat hunian. Di dalamnya tumbuh pusat kegiatan ekonomi yang menampung ratusan pelaku usaha dan menjadi urat nadi perekonomian warga sekitar.

Potensi tersebut terungkap saat Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Muhaimin Iskandar atau akrab disapa Cak Imin meninjau lokasi pada Minggu (4/10/2026).

Berdasarkan data yang diterima, saat ini terdapat sekitar 450 pedagang yang berjualan di kawasan tersebut. Jumlah itu berpotensi terus bertambah, mengingat masih ada sekitar 200 calon pelaku usaha yang menanti giliran untuk bergabung.

“Perumahan Vida ini sangat profesional dalam pengelolaannya melalui koperasi, lalu berjalan dengan kerja sama yang kolaboratif. Hasilnya, semuanya naik kelas,”ujar Cak Imin.

Dari sisi kunjungan, pasar ini dikunjungi tak kurang dari 10.000 orang setiap pekan. Angka tersebut menunjukkan betapa pasar yang tumbuh di lingkungan perumahan mampu menarik minat warga dan menjadi tumpuan kebutuhan sehari-hari.

“Jumlahnya terus membesar, tidak kurang dari 10 ribu pengunjung tiap minggu,” ungkap Cak Imin.

Menurut Cak Imin, perkembangan ini membuktikan bahwa kawasan hunian dapat bertransformasi menjadi ekosistem ekonomi yang kuat jika ruang bagi pasar dan pelaku usaha disiapkan sejak awal perencanaan. Ia mencontohkan Vida sebagai model yang layak diterapkan secara luas dalam program 1001 Pasar Rakyat.

“Ini membuktikan ekosistem adalah kunci. Perumahan Vida ini bisa menjadi prototipe, teladan. Bisa kita duplikasi, kita perbanyak dengan visi 1001 Pasar Rakyat ini, membangun ekosistem,” tegasnya.

Tak hanya soal perdagangan, pengelolaan sampah di kawasan ini juga mendapat apresiasi. Cak Imin menuturkan kegiatan yang bermula dari usaha mikro ini telah berkembang hingga berbentuk lembaga yang lebih besar dan mandiri.

“Ini bukti bahwa semuanya bisa naik kelas, asalkan ekosistemnya dibangun dengan baik,” katanya.

Kedepannya, konsep serupa akan didorong diterapkan di kawasan perumahan lain. Setiap pembangunan hunian diharapkan tidak hanya menyediakan tempat tinggal, tetapi juga menyisakan ruang untuk kegiatan ekonomi sehingga warga sekaligus pelaku usaha dapat tumbuh bersama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *