Rumah Rp1-2 Miliar Masih Jadi Incaran Warga Bekasi
Infobekasi.co.id – Pasar properti di Bekasi masih dinilai memiliki peluang, terutama pada segmen hunian dengan harga Rp1 miliar hingga Rp2 miliar.
Segmen ini disebut tetap diminati masyarakat yang membeli rumah untuk kebutuhan tempat tinggal.
Chief Marketing Officer Damai Putra Group, Kelvin O. Lasmana, mengatakan pergerakan pasar properti saat ini lebih banyak ditopang pembeli end user dibandingkan mereka yang membeli properti untuk investasi.
“Minatnya sebenarnya masih banyak, kalau kita lihat. Saat ini lebih banyak market bergerak ke segmen end user saat ini. Ranging-ranging harga yang kita targetin di sekitar 1M sampai maksimal 2M,” kata Kelvin usai launching Cluster Premium Asera Hoshi di Harapan Indah, Bekasi, Jumat, 2 September 2026.
Menurutnya, hunian tetap memiliki pasar karena menjadi kebutuhan keluarga, terutama yang sudah memiliki anak.
“Sebenarnya masih ada market di situ. Masih cukup besar marketnya. Karena menurut kita, selama orang itu masih berkeluarga dan memiliki anak, menurut saya kebutuhan rumah itu tidak pernah selesai,” ucap dia.
Kelvin mengatakan, kondisi ekonomi memengaruhi daya beli calon konsumen.
Ketika kemampuan finansial menurun, pembeli yang semula mengincar rumah berukuran besar dapat beralih ke hunian dengan harga yang lebih terjangkau.
Kondisi itu mendorong Damai Putra Group membidik konsumen yang mencari hunian layak huni di Bekasi, termasuk Harapan Indah.
Untuk itu, Damai Putra Group memperkenalkan Hoshi Asera Nishi sebagai produk hunian terbaru dengan konsep desain bernuansa Jepang.
Pada tahap awal, sebanyak 27 unit dari dua tipe rumah disiapkan. Minat konsumen bahkan sudah terlihat sebelum peluncuran resmi, dengan sejumlah unit telah terjual.
Kelvin mengatakan, pengembangan Hoshi Asera Nishi masih akan dilanjutkan dengan tambahan sekitar 20 unit.
Sementara 27 unit awal ditargetkan dapat diserahterimakan pada akhir 2026 dan masuk dalam program PPN DTP 2026.
Untuk menarik konsumen, Damai Putra Group menyediakan skema pembayaran tunai, bertahap hingga KPR melalui kerja sama dengan sejumlah bank.
“27 itu kita siapkan untuk bisa serah terima di akhir 2026 ini. Jadi akan mengikuti program PPN DTP 2026,” tuturnya. (fahmi/dpr)


