Warga dan Petani Pebayuran Hidupkan Tradisi Goloran, Bersihkan Saluran Irigasi
Infobekasi.co.id – Ratusan warga dan petani di Kecamatan Pebayuran, Kabupaten Bekasi, bergerak bersama membersihkan saluran irigasi guna mengantisipasi ancaman kekeringan di awal musim tanam. Mereka kembali menghidupkan tradisi goloran, yaitu kerja bakti gotong royong membersihkan aliran air secara bersama-sama.
Kali ini, pembersihan menyasar sepanjang sekitar 12 kilometer saluran sekunder irigasi BKG 26 hingga BKG 38. Eceng gondok, rumput, dan sumbatan lain yang menghambat aliran air dibersihkan secara manual di empat titik yang tersebar di empat desa.
Langkah ini diambil guna memastikan pasokan air dapat mengalir lancar dari hulu hingga ke hilir dan menjangkau seluruh lahan persawahan petani.
Perwakilan Paguyuban Petani Kecamatan Pebayuran, H. Sardi, menegaskan, kelancaran pasokan air sangat krusial bagi keberlangsungan musim tanam. Pebayuran sendiri merupakan salah satu lumbung pangan utama di Kabupaten Bekasi dengan nilai ekonomi mencapai Rp250 miliar per musim tanam.
“Jika air tersumbat dan terjadi gagal panen, dampaknya luar biasa besar bagi petani. Karena itu, tradisi goloran dan normalisasi ini betul-betul menjadi penyelamat. Kami sangat mengapresiasi kebersamaan ini,” ujar Sardi.


