Skip to content

Dugaan Kekerasan Seksual di Ponpes Bekasi Selatan, 10 Korban Teridentifikasi

Infobekasi.co.id – Penyidik Reserse Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Metro Bekasi Kota telah menetapkan seorang pengajar di salah satu pondok pesantren kawasan Bekasi Selatan, sebagai tersangka dalam kasus dugaan kekerasan seksual terhadap santriwati.

Peristiwa ini terungkap setelah satu keluarga melaporkan dugaan tersebut ke pihak kepolisian pada awal pekan ini. Berdasarkan laporan awal, tindakan yang dialami korban diduga berlangsung sejak tahun 2023 hingga September 2026. Dari hasil penyelidikan yang terus berkembang, polisi mencatat jumlah korban yang teridentifikasi mencapai sepuluh orang.

Kasat Reserse PPA Polres Metro Bekasi Kota, Kompol Rosdiana Sirait, menyatakan, pihaknya menangani perkara ini secara serius dan penuh kehati-hatian, terlebih karena beberapa korban masih berusia anak-anak.

“Kami mendalami dugaan perbuatannya, termasuk hubungan yang bersangkutan dengan korban serta kedudukannya di lingkungan pesantren. Setiap keterangan akan kami dalami untuk memastikan peran masing-masing pihak dan memperoleh alat bukti yang cukup,” ujar Rosdiana, Jumat (9/10/2026).

Polisi juga menjamin kerahasiaan identitas para korban selama proses hukum berlangsung dan terus berkoordinasi dengan Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) guna memberikan pendampingan serta pemulihan psikologis yang dibutuhkan.

“Kami ingin memastikan para korban mendapatkan perlindungan dan pendampingan yang sesuai dengan kebutuhannya. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak menyebarluaskan identitas maupun informasi pribadi korban,” tegasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *