Mensos Tegaskan Nol Toleransi terhadap Perundungan di Sekolah Rakyat
Infobekasi.co.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau akrab disapa Gus Ipul menegaskan, pihaknya bakal menjatuhkan sanksi pemberhentian jika ditemukan kasus perundungan atau bullying di lingkungan Sekolah Rakyat.
“Ya, itu tadi, pemberhentian,” tegas Gus Ipul saat ditemui di Kota Bekasi, Jumat (9/10/2026).
Sementara itu, untuk siswa yang terlibat, penanganan akan dilakukan melalui pendekatan dan mitigasi khusus, mengingat mereka masih berusia di bawah umur.
“Siswanya kita mitigasi. Karena anak di usia masih di bawah umur, ada proses penanganannya tersendiri. Kita lakukan pendekatan dan mitigasi dengan segala sumber daya yang kita miliki,” jelasnya.
Gus Ipul menambahkan, Kementerian Sosial juga bekerja sama dengan berbagai lembaga untuk memberikan pendampingan kepada para siswa. Salah satunya melibatkan mahasiswa Universitas Pertahanan (Unhan) yang bakal dikirim untuk menjalankan bakti sosial sekaligus pendampingan selama dua minggu di Sekolah Rakyat, guna memperkuat kedisiplinan siswa.
“Memberikan penguatan kedisiplinan. Ini kita kerja sama,” ujarnya.
Ia juga mengakui adanya dinamika tinggi pada awal pembelajaran, namun menekankan bahwa setelah enam bulan berjalan, para siswa sudah mulai nyaman mengikuti sistem pembelajaran berasrama.
“Memang di awal-awal pembelajaran biasanya kita menemukan dinamika yang luar biasa, tapi setelah enam bulan ke atas, mereka sudah lebih nyaman untuk mengikuti proses pembelajaran,” pungkasnya.


