Krisis Air Bersih, Warga Ciketing ke KDM: Bapak Aing Urang Butuh Cai
Infobekasi.co.id – Warga Kampung Ciketing Sumurbatu, Kecamatan Bantargebang, Kota Bekasi, masih kesulitan mendapatkan air bersih lantaran sumur artesis di lingkungannya telah rusak lebih dari sebulan. Kesal karena tak kunjung ada perbaikan, warga akhirnya memasang spanduk berisi protes pada Minggu (11/10/26).
Tulisan di spanduk cukup menohok, di antaranya: “Air bersih tak ada, Pemkot Bekasi tutup mata”, “Kami hanya butuh air bersih! Bukan janji-janji manis”, dan “TPST Bantargebang di mana tanggung jawabmu”. Ada juga pesan dalam bahasa Sunda, “Bapak Aing urang butuh cai”, yang menegaskan kebutuhan mendesak warga akan air bersih.
Perwakilan warga, Rahmat, menyampaikan dua tuntutan utama. Pertama, sumur artesis segera diperbaiki. Kedua, bantuan air bersih dikirim rutin selama sumur belum berfungsi.
“Sudah rusak lebih dari sebulan, dan bantuan air bersih hanya datang sekali. Itu pun cuma satu setengah tangki. Karena itu, selama sumur belum berfungsi, kami minta ada bantuan air bersih yang rutin,” ungkap Rahmat.
Warga menegaskan, air bersih adalah kebutuhan paling dasar, apalagi mereka tinggal di kawasan sekitar TPST Bantargebang dan TPA Sumurbatu. Tanpa air bersih, aktivitas sehari-hari seperti memasak, mandi, dan mencuci terhambat sepenuhnya.
Saat ini warga masih menunggu tindakan nyata dari pemerintah dan pihak terkait. Permintaan mereka sederhana: sumur segera diperbaiki dan pasokan air bersih terjamin selama proses perbaikan berlangsung.


