Skip to content

Bekasi dan Karawang Masuk Peta Potensi Kekeringan Meteorologis Hingga Akhir Oktober

Infobekasi.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat merilis peta wilayah berpotensi kekeringan meteorologis mencakup Kabupaten Bekasi dan Kabupaten Karawang, berlaku untuk periode 21 hingga 31 Oktober 2026.

Kekeringan meteorologis adalah kondisi ketika curah hujan di suatu wilayah berada di bawah nilai rata-rata normal dalam kurun waktu tertentu. Ini merupakan tahap awal dipantau melalui dua indikator utama, yaitu Indeks Presipitasi Terstandarisasi (SPI) dan hitungan Hari Tanpa Hujan (HTH).

Tingkatannya dibagi menjadi tiga kategori: kering, sangat kering, dan amat sangat kering. Meskipun dampaknya mungkin belum terasa secara langsung, kondisi ini menjadi peringatan dini bahwa pasokan curah hujan di wilayah tersebut sedang menurun.

Jika berlangsung lama, kekeringan meteorologis dapat berkembang menjadi kekeringan pertanian maupun kekeringan hidrologis yang lebih luas dampaknya.

BMKG Jawa Barat mengimbau masyarakat untuk mulai mengantisipasi sejumlah dampak yang kemungkinan muncul, antara lain berkurangnya ketersediaan air bersih, risiko kekeringan pada lahan pertanian, serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan.

Warga juga diharapkan untuk senantiasa memantau informasi cuaca terbaru yang dirilis melalui kanal resmi BMKG guna mendapatkan perkembangan kondisi terkini secara akurat dan terpercaya.

(Fahmi/ded)

Foto: Ari/infobekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *