DLH Bekasi Wacanakan Pintu Penangkap Sampah Pasca Penyumbatan Tol Japek
Infobekasi.co.id – Sebanyak 50 unit dump truck sudah dikerahkan guna mengangkut sekitar 1.200 kubik sampah yang menumpuk di kawasan Crossing Tol Jakarta‑Cikampek (Japek). Titik tersebut yang selama ini menjadi rawan penyumbatan sampah kini terpantau bersih.
Saluran air yang melintang di bawah Tol Japek merupakan jalur vital aliran air dari hulu Bogor. Jika sering tersumbat sampah, hal ini berpotensi memicu banjir di wilayah Jatimulya dan sekitarnya. Sementara itu, air Kali Jambe terlihat menghitam meski belum tercium bau pekat.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi, Donny Sirait, menyampaikan, pengangkutan sampah tersebut ditargetkan selesai pada hari itu juga.
“Berdasarkan tugas kita Kabupaten Bekasi, 50 unit dump truck dan itu kita selesaikan hari ini juga,” kata Donny, pada Minggu kemarin.
Dalam penanganan lintas wilayah ini, sampah diangkut ke perusahaan pengelola sampah rumah tangga serta ke TPA Burangkeng. Sebagai langkah antisipasi jangka panjang, pihaknya berencana memasang fasilitas penangkap sampah permanen di titik aliran sungai.
“Kita membutuhkan semacam pintu yang permanen beton untuk menahan aliran sampah dari luar wilayah Kabupaten Bekasi di titik kilometer itu. Sehingga kalau memang sampahnya dari Kota Bekasi tertahan di sana dan merupakan kewajiban Kota Bekasi. Kalau selama ini masuknya sampai mengalir ke hilir, masuknya ke wilayah kita, sehingga TPA Burangkeng jadi cepat penuh,” tutupnya.
(Ari/ded)


