Skip to content

Normalisasi Kali CBL 60 Persen, Pemkab Bekasi Siap Bongkar Bangli dalam Seminggu

Infobekasi.co.id – Pemerintah Kabupaten Bekasi bersiap mengambil tindakan tegas terhadap keberadaan bangunan liar menyumbat proyek normalisasi Kali Cikarang Bekasi Laut (CBL). Penertiban tersebut dijanjikan akan berjalan cepat demi mengejar target penyelesaian proyek.

Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan, pemerintah daerah bakal segera memetakan titik-titik koordinat bangunan liar yang menghambat alat berat. Langkah ini diambil usai dirinya meninjau sejumlah proyek infrastruktur jalan di Kecamatan Babelan.

Lebih jauh Asep menjanjikan proses eksekusi penertiban di lapangan dapat terlaksana hanya dalam waktu satu minggu setelah rapat pimpinan bersama perangkat daerah terkait rampung digelar.

“Pasti ada langkah penanganannya. Saya akan lihat dulu lokasinya, setelah itu kita rapatkan untuk menentukan langkah penertiban. Kalau sudah diputuskan, pelaksanaannya bisa segera dilakukan, bahkan dalam waktu sekitar satu minggu setelah rapat,” ujar Asep Surya Atmaja kepada awak media, Selasa (3/11/2026).

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, Henri Lincoln, memaparkan bahwa progres fisik proyek normalisasi Kali CBL sebenarnya sudah berjalan positif dan menyentuh angka di atas 60 persen.

Namun, laju pengerjaan di lapangan terkendala oleh maraknya bangunan liar di beberapa titik krusial, mulai dari wilayah Kalijaya, Kertamukti, Muktiwari, hingga kawasan Sukatani. Dinas SDABMBK kini telah resmi menggandeng Satpol PP Kabupaten Bekasi untuk melakukan sterilisasi area.

“Normalisasi sudah berjalan cukup besar, progres fisiknya di atas 60 persen. Kendala utama memang masih adanya bangunan liar. Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP agar penanganannya bisa segera dilaksanakan, sehingga pekerjaan normalisasi dapat berjalan lebih efektif,” kata Henri.

Siapkan Anggaran Tambahan untuk 1 Kilometer Sisa
Selain hambatan sosial berupa bangunan liar, Henri mengungkapkan masih ada PR sepanjang satu kilometer aliran Kali CBL yang belum masuk ke dalam pos anggaran perencanaan berjalan.

Mengatasi hal tersebut, Dinas SDABMBK tengah menyusun kajian teknis komprehensif untuk mengajukan dana tambahan melalui skema Belanja Tidak Terduga (BTT). Usulan ini telah dikoordinasikan dengan Plt Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) dan tinggal menunggu lampu hijau dari Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Meskipun wilayah hulu menuju Cibitung masih terganjal bangunan liar, Henri menyebutkan bahwa proyek normalisasi Kali CBL untuk segmen lepas dari wilayah Sukamahi hingga ke arah Muara saat ini sudah memasuki tahap Provisional Hand Over (PHO) atau serah terima sementara.

Pemerintah Kabupaten Bekasi menargetkan seluruh hambatan di lapangan dapat klir sehingga proyek normalisasi pada segmen tersebut bisa rampung total pada akhir November 2026. Langkah darurat ini dikebut agar daya tampung sungai optimal sebelum puncak musim hujan tiba.

“Semoga ini bermanfaat untuk penanganan banjir di Kabupaten Bekasi terutama saat musim hujan tiba,” tutup Henri.

#infobekasi #Bekasi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *