Konektor Udara Rusak dan Bukan Produk Asli, Ini Fakta Baru Kecelakaan Truk Molen
Infobekasi.co.id – Hasil pemeriksaan tim investigasi Agen Tunggal Pemegang Merek (ATPM) PT Hino Motors Sales Indonesia menemukan komponen konektor pada sistem pengereman truk molen B 9548 MV tidak sesuai standar pabrikan. Kondisi inilah diduga menyebabkan kebocoran udara, sehingga rem tidak berfungsi saat kendaraan menabrak halte di Jalan Cut Mutia, depan Kampus BSI, Kota Bekasi, pada Minggu (1/11/2026), lalu.
Pemeriksaan dilakukan atas permintaan penyidik Satlantas Polres Metro Bekasi Kota. Tim beranggotakan lima orang, tiga dari ATPM serta kepala mekanik dan mekanik dealer memeriksa truk Hino tipe FM 260 JM produksi 2008.
Di temukan, konektor pada jalur udara dari tangki menuju saluran rem dalam kondisi rusak dan bukan produk asli Hino. Kebocoran udara yang terjadi membuat sistem pengereman tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Terpisah, Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Pol Putu Kholis Aryana, memaparkan, analisis teknis dari pabrikan ini penting untuk memperkuat penyidikan terhadap sopir berinisial TM yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
“Tim ATPM memahami betul rancangan kendaraannya, sehingga analisis mereka memberi kejelasan teknis kami butuhkan. Penilaian tersebut kami jadikan pijakan untuk memperkuat penyidikan terhadap tersangka TM,” ujarnya.
Kombes Putu Kholis juga mengingatkan pemilik kendaraan angkutan berat agar selalu menggunakan komponen asli, terutama pada sistem pengereman.
“Sistem rem adalah benteng terakhir keselamatan di jalan raya. Kami mengajak para pemilik truk untuk menggunakan komponen asli dan mempercayakan perawatan kendaraannya kepada bengkel yang kompeten,” pesannya.
Berita sebelumnya, kecelakaan tersebut menewaskan enam orang dan melukai enam lainnya. Kasus masih dalam proses penyidikan Polres Metro Bekasi Kota.
#infobekasi #Bekasi
(Rz/ded)
Foto:Rz/infobekasi


