Infobekasi.co.id – Para pelajar di SMA Negeri 1 Tambun Utara, Jalan H. Nausan, Desa Sriamur, Kecamatan Tambun Utara, sempat tidak bisa masuk ke sekolah. Hal itu lantaran gerbang digembok orang tua calon siswa yang tidak diterima sekolah jalur PPDB online tahun 2024.
Walhasil, ribuan pelajar sempat berada di jalanan depan sekolah. Ada sekitar 70-an calon siswa yang tidak diterima karena kuota penuh. Orang tua siswa ini meminta pihak sekolah membuka kelas baru, atau rombongan belajar (rombel).
Pihak sekolah dikabarkan memutuskan tidak membuka kelas baru, dengan alasan menyalahi aturan, yang berimbas tidak diberikannya dana operasional sekolah (BOS).
Akhirnya ribuan siswa kemudian bisa masuk sekolah setelah pihak sekolah membuka paksa gembok dengan gergaji besi. Kabarnya, gerbang digembok sejak pagi-pagi.
“Info sementara terkait batal masuk sekolah,” kata Ipda Putu Agung, Kanit Polsek Tambun
Di tempat terpisah, Camat Tambun Utara, H. Najmuddin angkat bicara terkait hal tersebut. Bahwa mekanisme PPDB online sudah diatur oleh pemerintah, dan tidak seenaknya memboikot sekolahan.
“Terkait penambahan kelas.Yang sebenarnya sudah dilarang,” jelas H. Najmuddin saat dihubungi Infobekasi.
Reporter: Yayan
Editor: Deros Rosyadi






























