Skip to content

Woro-Woro, Kota Bekasi Siaga Banjir Wali Kota Sebut Normalisasi Kali Belum Maksimal

Infobekasi.co.id – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, mengakui bahwa normalisasi kali di wilayahnya belum berjalan optimal, sehingga Kota Bekasi masih berpotensi mengalami banjir. Pernyataan ini disampaikan mengingat curah hujan deras diperkirakan masih akan terjadi hingga awal tahun depan.

“Kota Bekasi saat ini tengah menghadapi situasi di mana Kali Bekasi belum memiliki progres secara fisik yang signifikan sejak banjir besar pada Maret lalu. Curah hujannya pun masih sama seperti tahun sebelumnya, artinya kita akan menghadapi situasi yang sama,” kata Tri Adhianto, Senin (20/25/25).

Proses penanganan banjir yang ada saat ini masih mengandalkan pengurukan, yang menurutnya berisiko menyebabkan longsor.

“Sampai saat ini belum ada kegiatan fisik yang nyata untuk antisipasi. Yang ada baru pengurukan, padahal itu juga cukup berisiko. Kalau tingkat longsornya tinggi, air mudah naik dan kapasitas Kali Bekasi jadi terbatas,” ujarnya.

Tri menghimbau, agar masyarakat mulai waspada dan berhati-hati terhadap kondisi cuaca ekstrem yang masih terjadi di Kota Bekasi, terutama bagi mereka yang tinggal di pemukiman yang beririsan dengan bantaran kali.

“Kami sudah woro-woro ke masyarakat agar mempersiapkan diri. Karena lebih baik kita bersiap lebih awal daripada nanti panik,” imbaunya.

Sebagai informasi, Pemerintah Kota Bekasi telah menetapkan Status Siaga Darurat Bencana, meliputi banjir, cuaca ekstrem, hingga tanah longsor, mulai 3 Oktober 2025 hingga 30 April 2026, melalui Keputusan Wali Kota Bekasi nomor 300.2.1/Kep.627-BPBD/X/2025.

Reporter : Fahmi

Editor : D. Rosyadi

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *