Realisasi Proyek Infrastruktur Kota Bekasi Tersendat Baru Capai 48 Persen, Ini Penjelasan DBMSDA
Infobekasi.co.id – Proyek-proyek infrastruktur di Kota Bekasi mengalami perlambatan. Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air (DBMSDA) Kota Bekasi mencatat, hingga November 2025, realisasi proyek baru mencapai 48 persen dari target 90 persen yang ditetapkan untuk akhir tahun.
Kepala DBMSDA Kota Bekasi, Idi Susanto, mengungkapkan beberapa faktor penyebab, termasuk efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan rekomendasi konsolidasi dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
“Efisiensi anggaran dari pemerintah pusat dan rekomendasi KPK untuk konsolidasi berdampak pada penundaan pelaksanaan proyek,” ujar Idi di Bekasi, Rabu, 26 November 2025.
Serapan anggaran dinas juga masih rendah, baru mencapai 20 persen, meski progres fisik sudah hampir separuh jalan.
“Progres fisik sudah sekitar 48 persen, namun serapan anggaran masih di bawah 20 persen. Kami tengah mempercepat proses administrasi dan verifikasi kualitas pekerjaan agar pembayaran dapat segera dilakukan,” jelasnya.
Proyek-proyek ini dikerjakan melalui proses lelang. Saat ini, DBMSDA tengah fokus menyelesaikan pekerjaan yang sedang berjalan dan meninjau beberapa proyek yang perlu dilelang ulang.
“Semua Surat Perintah Kerja (SPK) sudah diterbitkan, tinggal tiga proyek dari APBD Perubahan (ABT) yang akan dilelang ulang. Kami targetkan proses lelang ulang ini selesai secepatnya,” kata Idi.
Meski demikian, Idi tetap optimis target 90% akan tercapai pada akhir tahun, Idi berpendapat, optimis dapat mencapai target 90 persen pada akhir tahun dengan mempercepat penyelesaian proyek dan pengelolaan anggaran yang efisien.
Reporter : Fahmi
Editor : Dede R

