infobekasi.co.id – Jembatan Cikarang, yang dikenal masyarakat sebagai Jembatan Ejip, kini bisa dilalui pengendara roda dua. Meskipun berbahaya, lantaran konstruksi yang mulai menurun kualitasnya, jembatan yang semula ditutup pada Senin (15/12) lalu, kini dibuka kembali.
Jembatan ini terdiri dari dua bagian (Jembatan I dan Jembatan II) yang menghubungkan kawasan industri MM2100 dengan Ejip, serta dua desa di Kabupaten Bekasi yaitu Desa Sukaresmi (Kecamatan Cikarang Selatan) dan Desa Jatiwangi (Kecamatan Cikarang Barat). Masing-masing jembatan memiliki panjang 60 meter dan lebar 7 meter.
Jembatan ini sempat mangkrak selama puluhan tahun sebelum dilakukan revitalisasi. Jembatan I selesai dibangun dan diujicoba sejak Agustus 2017, sedangkan Jembatan II baru rampung pada akhir Desember 2023 setelah bangunan “Omah Buruh” (ikon pergerakan buruh di Bekasi) yang berdiri di atasnya direlokasi.
Kedua jembatan kemudian diresmikan bersama pada Hari Buruh (1 Mei 2024) dan diserahkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat ke Pemerintah Kabupaten Bekasi dengan masa pemeliharaan 1 tahun.
Berdasarkan keterangan Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (SDABMBK) Kabupaten Bekasi, jembatan bekas Omah Buruh dinyatakan belum laik digunakan karena tanah yang labil. Perbaikan jembatan, yang menjadi tanggung jawab Pemerintah Provinsi Jawa Barat, saat ini terkendala anggaran.
#infobekasi #bekasi #JembatanEjip






























